Dalam sebuah unggahan di media sosial, Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan bahwa jet tempurnya telah menghancurkan sistem pertahanan udara Iran, sebuah stasiun kendali darat, dan dua drone serang satu arah yang diyakini mengancam operasi maritim di wilayah tersebut.

Jet tempur AS menyerang Iran selatan (Foto: Reuters)
Menurut CENTCOM, serangan-serangan ini merupakan balasan atas penembakan jatuh pesawat tak berawak MQ-1 milik AS yang beroperasi di perairan internasional oleh Iran sebelumnya.
Badan tersebut menekankan bahwa mereka akan terus melindungi aset dan kepentingan AS selama gencatan senjata tetap berlaku.
CENTCOM juga menyatakan bahwa, hingga 31 Mei, militer AS telah memaksa 118 kapal komersial untuk mengubah haluan dan melumpuhkan lima kapal lainnya sebagai bagian dari blokade terhadap Iran.
Sementara itu, pada tanggal 1 Juni, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan telah menyerang pangkalan udara AS sebagai balasan atas serangan yang menargetkan Iran selatan.
Pernyataan tersebut tidak menyebutkan pangkalan mana yang diserang. Namun, pengumuman itu muncul setelah Kuwait, tempat pangkalan utama AS berada, mengatakan sistem pertahanan udaranya telah mencegat serangan rudal dan pesawat tak berawak pada tanggal 1 Juni.
Silakan saksikan HTV News pukul 8 malam dan Program Dunia 24 Jam pukul 8:30 malam setiap hari di saluran HTV.
Sumber: https://htv.vn/my-khong-kich-vao-mien-nam-iran-22226060118362361.htm








Komentar (0)