Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

AS protes keputusan Prancis yang melabeli jejaring sosial milik miliarder Musk, X, sebagai kejahatan terorganisir

AS mengecam keras penyelidikan kriminal Prancis terhadap jaringan sosial X, setelah seorang jaksa menuntut akses ke algoritma miliknya dan mengklasifikasikan platform tersebut sebagai kelompok kejahatan terorganisasi.

VietnamPlusVietnamPlus26/07/2025

Pada tanggal 25 Juli, pejabat AS mengecam keras pemerintah Prancis karena membuka penyelidikan kriminal terhadap jaringan sosial milik miliarder Elon Musk, X (sebelumnya Twitter), atas kecurigaan terkait campur tangan dalam lingkungan politik di Prancis.

Biro Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Perburuhan Departemen Luar Negeri AS mengatakan bahwa sebagai bagian dari penyelidikan kriminal, seorang jaksa Prancis meminta akses ke algoritma milik X dan mengklasifikasikan X sebagai "kelompok kejahatan terorganisir."

Sebelumnya, pada 11 Juli, jaksa kejahatan dunia maya di Paris meminta penyelidikan atas tuduhan manipulasi dan ekstraksi data dari sistem otomatis, dengan dugaan adanya organisasi kriminal di baliknya.

Investigasi ini bermula dari dua pengaduan yang diajukan pada bulan Januari 2025 (termasuk satu oleh Eric Bothorel, seorang anggota parlemen dari partai berkuasa Presiden Emmanuel Macron), yang menuduh bahwa algoritma X digunakan untuk mencampuri politik Prancis.

X membantah semua tuduhan, mengklaim bahwa investigasi tersebut “bermotif politik,” dan menolak memberikan algoritma dan data waktu nyata seperti yang diminta oleh penyidik ​​Prancis.

Miliarder Musk, kepala produsen mobil listrik Tesla dan perusahaan teknologi SpaceX, telah menimbulkan kontroversi di Eropa setelah ia secara terbuka mendukung partai sayap kanan Alternatif untuk Jerman (AfD) menjelang pemilihan parlemen Jerman pada Februari 2025.

(Kantor Berita Vietnam/Vietnam+)

Sumber: https://www.vietnamplus.vn/my-phan-doi-viec-phap-coi-mang-xa-hoi-x-cua-ty-phu-musk-la-toi-pham-co-to-chuc-post1051975.vnp


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk