Menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia pada 31 Mei, yang dikutip oleh Interfax, Moskow akan mengambil tindakan balasan yang setara setelah Berlin menuntut agar Rusia menutup empat dari lima konsulatnya di Jerman. “Kami menganggap permintaan Kementerian Luar Negeri Jerman untuk menutup konsulat Rusia di Hamburg, Leipzig, Munich, dan Frankfurt pada 31 Desember 2023, dalam konteks keputusan Jerman untuk mengurangi kehadiran konsulernya di Rusia, sebagai langkah tidak ramah yang bertujuan untuk semakin melemahkan hubungan Rusia-Jerman yang telah berlangsung selama beberapa dekade, beragam, kaya, dan saling menguntungkan,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia. Menurut Kementerian Luar Negeri Rusia, Jerman baru-baru ini melakukan pengusiran massal diplomatnya, memberlakukan pembatasan pada beberapa staf misi asing, dan menunda penerbitan visa. Kementerian tersebut menekankan bahwa tindakan balasan Rusia hanya diambil sebagai tanggapan dan "atas dasar prinsip timbal balik," dan menyerukan kepada Jerman untuk menghentikan tindakan yang meningkatkan ketegangan dengan Rusia.

Kedutaan Besar Rusia di Berlin (Jerman). Foto: TASS

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman Christofer Burger mengatakan Berlin telah memberitahu Moskow bahwa empat dari lima konsulat Rusia di Jerman perlu ditutup. Ini adalah langkah balasan setelah Rusia memberlakukan pembatasan jumlah staf di kedutaan Jerman dan kantor-kantor terkait di Rusia. Burger mengatakan langkah ini akan menciptakan "keseimbangan struktural dan personel" antara kedua negara. Baru-baru ini, Rusia menuntut agar Jerman mengurangi jumlah pejabat yang bekerja di negara itu menjadi 350, termasuk mereka yang bekerja di lembaga budaya dan sekolah.

Selain kedutaan besarnya di Berlin, Rusia memiliki lima konsulat jenderal di Jerman, yang terletak di Hamburg, Leipzig, Munich, Frankfurt, dan Bonn. Oleh karena itu, menurut pengumuman Kementerian Luar Negeri Rusia, konsulat jenderal mereka di Hamburg, Leipzig, Munich, dan Frankfurt telah diperintahkan untuk ditutup. Jerman, di sisi lain, akan menutup konsulatnya di Kaliningrad, Novosibirsk, dan Yekaterinburg. Kedutaan besar Jerman di Moskow dan konsulat di St. Petersburg akan tetap buka.

Perkembangan ini menandai peningkatan ketegangan baru dalam hubungan antara Rusia dan Jerman. Hubungan antara kedua negara telah memburuk dengan cepat sejak konflik di Ukraina pecah. Kedua pihak telah berulang kali mengusir diplomat masing-masing. Menurut RIA Novosti, pada akhir April tahun ini, Berlin menyatakan lebih dari 20 diplomat Rusia sebagai "persona non grata". Moskow menanggapi dengan mengusir staf dari kedutaan Jerman dan menuntut batasan jumlah staf maksimum untuk lembaga-lembaga Jerman di Rusia.

Jerman sebelumnya sangat bergantung pada pasokan gas Rusia. Kini, Berlin berupaya mengurangi ketergantungan ini seiring dengan diberlakukannya sanksi oleh Barat terhadap sektor energi Moskow terkait konflik di Ukraina. Selain itu, Jerman juga merupakan salah satu negara Barat yang memberikan bantuan militer signifikan kepada Kyiv. Rusia telah berulang kali mengkritik pengiriman senjata Barat ke Ukraina, dengan alasan bahwa hal itu hanya memperpanjang konflik.

LAM ANH