TAHUN KESUKSESAN BAGI SEPAKBOLA VIETNAM
Sepak bola Vietnam mengalami kesuksesan besar pada tahun 2025, dengan tujuh level tim nasional Vietnam – termasuk tim U-23, U-20, dan U-17 putri, tim futsal putra dan putri, tim nasional putri, dan tim U-17 – semuanya lolos ke putaran final Piala Asia tahun depan. Jika tim nasional Vietnam juga lolos ke Piala Asia 2027 (yang kemungkinannya 99%), Vietnam akan memiliki delapan tim yang berkompetisi di Piala Asia. Ini adalah kesuksesan yang jarang dicapai oleh federasi sepak bola di Asia (hanya Jepang dan Australia yang memiliki lebih banyak perwakilan).
Pada saat yang sama, tim nasional di semua tingkatan juga meraih kesuksesan. Tim U22 Vietnam memenangkan SEA Games ke-33 dan Kejuaraan Asia Tenggara, tim nasional Vietnam memenangkan Piala AFF, dan tim futsal putri Vietnam meraih medali emas SEA Games untuk pertama kalinya. Ini adalah hasil dari sistem pembinaan pemain muda yang stabil dan sistematis, jadwal pelatihan yang terencana dan tepat, serta peningkatan kualitas liga domestik, sehingga menghasilkan banyak talenta.

Sekretaris Jenderal AFF memuji keberhasilan sepak bola Vietnam.

Presiden VFF Tran Quoc Tuan berbicara di Kongres Tahunan VFF 2025 pada tanggal 26 Desember.
FOTO: VFF
Pada tahun 2026, sepak bola Vietnam berharap dapat memanfaatkan fondasi yang telah dibangun di Asia Tenggara untuk memperluas jangkauannya di seluruh Asia. Tim putri Vietnam bermimpi lolos ke Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah, sementara tim U23 Vietnam memasuki Kejuaraan Asia U23 dengan penuh percaya diri setelah meraih 11 kemenangan beruntun di Asia Tenggara. Adapun tim nasional senior Vietnam, tujuan Pelatih Kim adalah untuk berpartisipasi dalam Piala Asia 2027 dan kembali ke peringkat 100 besar FIFA (saat ini berada di peringkat 107).
Pada Kongres Tahunan Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) 2025 yang diadakan kemarin, 26 Desember, Ibu Gayathry Chandra Mohan, Direktur Pengembangan Federasi Anggota FIFA, menyatakan bahwa VFF memiliki rencana pengembangan yang terstruktur dan ilmiah , terutama di tingkat junior. Menurutnya, sepak bola Vietnam secara konsisten menunjukkan kepemimpinan yang sangat baik di semua tingkatan, menciptakan fondasi yang kokoh untuk pengembangan jangka panjang. "Dengan laju perkembangan saat ini, tim nasional Vietnam akan segera kembali ke peringkat 100 besar dunia," nilai Ibu Mohan.
Ini adalah tujuan yang dapat dicapai, karena tim Vietnam hanya tertinggal 37,14 poin dari El Salvador (peringkat ke-100). Hasil ini masih termasuk kekalahan 0-4 yang dialami tim asuhan Pelatih Kim.
Sang-sik menghadapi Malaysia dalam pertandingan kedua kualifikasi Piala Asia 2027. Jika Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memutuskan Malaysia kalah 0-3, tim Vietnam akan mendapatkan pengurangan 13,99 poin dari kekalahan telak tersebut, di samping sekitar 10,5-11 poin yang diperoleh dari kemenangan. Dengan demikian, tim Vietnam akan mendapatkan total 24-25 poin, cukup untuk meningkatkan peringkat mereka secara signifikan.
Dalam beberapa tahun mendatang, AFC diharapkan akan mengadopsi model Nations League, yang memungkinkan tim nasional Vietnam untuk berpartisipasi dalam serangkaian turnamen persahabatan secara sistematis. Hal ini akan memungkinkan tim asuhan Pelatih Kim untuk menghadapi lawan yang lebih kuat, mendapatkan pengalaman, dan mempersiapkan diri untuk Piala Asia 2027 dan kualifikasi Piala Dunia 2030.
YAYASAN MASA DEPAN
Dalam pidatonya di Kongres Tahunan VFF 2025, Presiden VFF Tran Quoc Tuan menegaskan: "Sepak bola Vietnam terus melaksanakan banyak tugas penting, termasuk tim nasional yang berpartisipasi dalam Final Kejuaraan Asia 2026 dan turnamen internasional resmi lainnya. Untuk melaksanakan tugas-tugas ini secara efektif, kita perlu fokus pada diskusi dan kontribusi ide untuk menyatukan solusi implementasi, menjaga stabilitas, meningkatkan kualitas profesional, mengembangkan sistem sepak bola usia muda secara berkelanjutan, meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan integrasi internasional; sehingga mengincar tujuan yang lebih tinggi dalam kompetisi regional dan kontinental, sekaligus menciptakan fondasi yang kokoh untuk fase pengembangan sepak bola Vietnam selanjutnya."
Dalam wawancara dengan surat kabar Thanh Nien, Bapak Tran Quoc Tuan menegaskan bahwa pembinaan pemain muda akan terus menjadi elemen inti bagi sepak bola Vietnam untuk menghasilkan banyak generasi talenta. "Tim nasional di semua tingkatan akan menerima pelatihan internasional. Pada tahun 2025, VFF (Federasi Sepak Bola Vietnam) menyelenggarakan 13-14 perjalanan pelatihan internasional untuk tim nasional. Hanya dengan generasi talenta, sepak bola Vietnam dapat benar-benar bertransformasi," jelas Bapak Tuan.
Saat ini, tim U21 Vietnam sedang menunggu kesempatan untuk mendapatkan pengalaman di ASIAD 2026 (yang diadakan di Jepang) di bawah bendera tim Olimpiade Vietnam. Menghadapi tim-tim kuat di Asia, generasi U21 akan mendapatkan pelajaran berharga untuk menjadi lebih matang, mempersiapkan mereka untuk SEA Games ke-34 (2027) di Malaysia dan kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028, di mana sepak bola Vietnam bertujuan untuk menorehkan prestasi.
Sumber: https://thanhnien.vn/nam-2026-bong-da-viet-nam-se-vuon-minh-ra-chau-a-185251226233529965.htm








Komentar (0)