

Bagian ini melibatkan pertukaran pengetahuan teoretis dengan mahasiswa.
Selama pelatihan, instruktur dari Pusat Pengendalian Penyakit Provinsi membekali administrator sekolah dan guru dengan pengetahuan, prinsip, dan keterampilan pertolongan pertama yang penting. Topik spesifik meliputi: Pengetahuan dasar tentang keselamatan dan pertolongan pertama; Mengidentifikasi potensi bahaya di lingkungan sekolah; Menilai lokasi kejadian dan memastikan keselamatan diri sendiri dan korban sebelum memberikan pertolongan pertama; Prosedur pelaporan keadaan darurat; dan Menangani keadaan darurat umum seperti mengenali dan menanggapi kasus syok anafilaksis, stroke, atau gagal napas.

Tunjukkan cara menangani situasi tersebut.
Para peserta pelatihan juga diberi instruksi tentang cara menangani cedera umum yang berhubungan dengan sekolah, seperti: pertolongan pertama untuk luka luar; penanganan penyumbatan saluran napas, cedera tulang dan sendi, dan tenggelam; luka bakar dan sengatan listrik. Mereka juga belajar cara menangani situasi di mana siswa tiba-tiba kehilangan kesadaran atau mengalami henti jantung/henti napas. Selain itu, mereka mempraktikkan teknik kompresi dada dan pernapasan buatan yang benar.

Para peserta pelatihan mempraktikkan pemberian pertolongan pertama kepada para korban.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan respons, melatih kemampuan untuk menilai situasi dengan cepat dan membuat keputusan respons yang akurat sebelum petugas medis turun tangan. Kegiatan ini membangun kekuatan respons cepat inti di lokasi, memastikan koordinasi yang lancar antara administrator, guru, dan staf kesehatan sekolah. Secara bersamaan, kegiatan ini meningkatkan kesadaran akan pencegahan cedera, memungkinkan anggota komite keamanan untuk menginstruksikan siswa dan staf sekolah tentang keterampilan pertolongan pertama dalam situasi darurat.
Phuong Hien
Sumber: https://syt.laocai.gov.vn/tin-tuc-su-kien/nang-cao-ki-nang-so-cuu-cap-cuu-trong-truong-hoc-1592151








Komentar (0)