| Ekonomi Jerman terus menghadapi tekanan. (Sumber: Getty Images) |
Menurut Carsten Brzeski, kepala analisis makroekonomi global di ING, pengetatan kebijakan moneter oleh Bank Sentral Eropa (ECB), siklus cadangan, dan ketidakpastian geopolitik baru yang belum teratasi akan terus menghambat perekonomian Jerman.
Perekonomian terbesar di Eropa akan tetap berada dalam kondisi kontraksi dan stagnasi ringan tidak hanya tahun ini tetapi juga tahun depan.
Penurunan ekonomi Jerman pada kuartal ketiga sejalan dengan perkiraan Commerzbank bahwa ekonomi negara itu akan kembali mengalami kontraksi pada paruh kedua tahun ini.
Menurut kepala ekonom Commerzbank, Joerg Kraemer, pengeluaran konsumen kemungkinan besar tidak akan pulih seperti yang diharapkan oleh para optimis.
Inflasi di Jerman pada Oktober 2023 turun ke level terendah sejak Agustus 2021, yang sebagian mengindikasikan pendinginan signifikan inflasi secara keseluruhan di Zona Euro.
Menurut Kantor Statistik Federal, inflasi Jerman turun menjadi 3,0% pada Oktober 2023. Namun, harga konsumen Jerman naik 4,3% pada September 2023 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Inflasi inti, tidak termasuk harga pangan dan energi yang fluktuatif, turun menjadi 4,3% pada Oktober 2023 dari 4,6% pada bulan sebelumnya.
Ekonom Commerzbank, Ralph Solveen, memperkirakan bahwa inflasi inti Jerman akan tetap jauh lebih tinggi daripada ekspektasi ECB tahun depan.
Sumber







Komentar (0)