Mulai malam tanggal 7 Januari, militer Rusia melancarkan serangan udara yang menargetkan berbagai wilayah di Ukraina. Pada tanggal 8 Januari, SF melaporkan bahwa itu adalah serangan terkoordinasi menggunakan rudal berpresisi tinggi yang menargetkan kompleks industri militer Ukraina di berbagai wilayah.
Puluhan ledakan terdengar di wilayah Odessa, Kyiv, Kharkiv, Khmelnitsky, dan Zhitomir, serta di kota-kota Zaporozhie, Krivoy Rog, dan Dnepropetrovsk. Angkatan Udara Ukraina mengkonfirmasi bahwa rudal Rusia menghantam fasilitas militer dan industri penting di seluruh Ukraina.
Menurut Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina, pasukan Ukraina mencegat 26 dari 60 target, tetapi angka ini tidak termasuk 7 rudal yang diluncurkan dari sistem pertahanan udara S-300/S-400, rudal hipersonik Kinzhal, rudal jelajah X-22, rudal Iskander-M, dan rudal X-31P. Ukraina mengakui bahwa tingkat penembakan jatuh ini tergolong sangat rendah.
Pejabat lokal Ukraina telah mengkonfirmasi kerusakan pada infrastruktur penting dan fasilitas industri militer di wilayah Kharkiv, Dnipropetrovsk, Zaporizhia, dan Khmelnitsky.
Serangan rudal Rusia dalam beberapa jam terakhir telah mengakibatkan hancurnya jalur kereta api yang digunakan untuk keperluan militer, gudang militer, dan bengkel pembuatan drone yang tersembunyi di dalam pusat perbelanjaan di daerah Krivyi Rih.
Selama serangan ini, militer Rusia juga melancarkan serangan udara ke lapangan terbang militer Starokonstantinov di wilayah Khmelnitsky. Ledakan juga tercatat di desa Shepetinovka, yang berfungsi sebagai pusat transportasi utama untuk pengiriman senjata pasukan Ukraina.
Di Dnipro, serangan pesawat tak berawak Rusia merusak beberapa bangunan.
Di Zaporozhie, pihak berwenang setempat juga telah mengkonfirmasi kerusakan pada beberapa infrastruktur. Akibat serangan udara, kota tersebut mengalami pemadaman listrik dan air sementara.
Wilayah Odessa diserang oleh drone. Ledakan keras terdengar di Ilyichevsk (Chernomorsk), distrik Belyaevsky, distrik Ovidiopolsky, dan kota Odessa. Infrastruktur pelabuhan dan bandara Shkolny dilaporkan mengalami kerusakan.
Serangan udara skala besar Rusia telah menyebabkan masalah pasokan energi yang signifikan di seluruh Ukraina. Banyak fasilitas energi utama negara itu telah rusak dalam seminggu terakhir. Selain itu, cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir juga berdampak parah pada sistem energi Ukraina.
DINH QUAN (Menurut SF, AVP/Foto: Samf.substack)
Sumber








Komentar (0)