"Ini adalah serangan rudal balistik ketiga di ibu kota pada bulan Agustus, dengan jeda enam hari antar serangan," kata pejabat militer Kiev, Serhiy Popko.
Tentara Ukraina menggunakan lampu sorot untuk mencari drone di langit Kiev pada 16 Agustus. Foto: Reuters
Bersamaan dengan serangan rudal tersebut, administrasi militer kota Kiev melaporkan mendeteksi drone yang menuju ibu kota Kiev. "Semua drone musuh dihancurkan jauh di luar kota," kata laporan itu.
Komandan Angkatan Udara Ukraina, Mykola Oleshchuk, mengatakan pasukan Ukraina menghancurkan delapan pesawat nirawak serang Rusia. Lima dari delapan rudal tersebut diluncurkan pada malam hari.
"Sebagai hasil dari pertempuran pertahanan udara, pasukan rudal antipesawat Angkatan Udara, kelompok penembak bergerak Pasukan Pertahanan Ukraina, dan unit perang elektronik menembak jatuh 13 target udara di wilayah Kiev, Sumy, dan Poltava," kata Oleshchuk.
Ia mengatakan semua rudal gagal mengenai sasaran dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Ia menambahkan bahwa Rusia telah meluncurkan total tiga rudal balistik, tiga rudal jelajah, dan dua rudal kendali pesawat.
Namun, Gubernur wilayah Kiev Ruslan Kravchenko mengatakan dua rumah pribadi hancur dan 16 rumah lainnya rusak akibat tertimpa puing-puing yang jatuh.
Ukraina telah berulang kali meminta sekutu Baratnya untuk menyediakan lebih banyak sistem pertahanan udara. Kiev semakin khawatir setelah Moskow mengatakan akan "bereaksi keras" terhadap serangan militer Ukraina baru-baru ini ke wilayah Rusia.
Di sisi lain garis depan, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukan pertahanan udara Rusia menghancurkan lima pesawat tak berawak Ukraina di wilayah Belgorod, Kursk, dan Rostov pada malam 17 Agustus.
Ngoc Anh (menurut Reuters, AFP)
[iklan_2]
Sumber: https://www.congluan.vn/nga-phong-loat-ten-lua-dan-dao-thu-ba-vao-thu-do-cua-ukraine-trong-thang-nay-post308244.html
Komentar (0)