Didorong oleh kekhawatiran tentang dampak buruk alkohol terhadap kesehatan masyarakat, ia telah mengembangkan produk yang tidak hanya melestarikan nilai-nilai budaya kuliner tradisional tetapi juga menyebarkan nilai-nilai positif. Baru-baru ini, produk tersebut dianugerahi sertifikasi OCOP bintang 3.
Di tanah subur kota Cai Lay, kisah kewirausahaan Ibu Huynh Thi Loan, pemilik Usaha Anggur Beras Tradisional Toan Thang di komune Thanh Hoa, telah meninggalkan jejak khusus. Sementara banyak orang mengejar ide bisnis modern, Ibu Loan memilih jalan yang unik dan penuh semangat: membuat anggur beras dan minuman beralkohol tradisional menggunakan metode tradisional, bukan hanya untuk tujuan bisnis tetapi juga untuk melestarikan dan mengembangkan cita rasa tradisional khas tanah kelahirannya.
| Nyonya Loan menggulung nasi fermentasi itu menjadi bola-bola. |
Menceritakan pemikirannya tentang ide unik ini, Ibu Loan mengatakan bahwa ia sendiri pernah mengalami pesta dan pertemuan dengan teman-teman di mana alkohol tampaknya menjadi "katalis" yang sangat diperlukan. Menyaksikan dampak negatif penyalahgunaan alkohol terhadap kesehatan dan kesejahteraan mental, ia menciptakan minuman yang akan melestarikan aspek budaya interaksi sosial sekaligus baik untuk tubuh, terutama bagi perempuan.
"Saya selalu bermimpi menciptakan minuman yang dapat membawa kegembiraan dalam interaksi sosial sekaligus baik untuk tubuh, membantu wanita terlihat lebih cantik," ujar Loan tentang ide bisnis rintisannya.
| Menurut Ibu Nguyen Thi Nghiem, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Thanh Hoa, kepemimpinan komune secara konsisten berfokus pada pengarahan departemen terkait dan organisasi sosial-politik untuk secara aktif mempromosikan produk anggur beras tradisional Toan Thang kepada khalayak konsumen yang luas. Ini adalah produk unggulan komune, yang berakar kuat pada nilai-nilai tradisional. Di masa mendatang, Komune Thanh Hoa akan terus meninjau dan menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi pemilik produk potensial dan unggul untuk berpartisipasi dalam program Satu Komune Satu Produk (OCOP). Komune berharap dapat memiliki lebih banyak produk OCOP berkualitas tinggi, yang memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan sosial-ekonomi Komune Thanh Hoa. |
Dari pemikiran itu, ide untuk memulai bisnis secara bertahap terbentuk di benaknya. Dengan dorongan dan dukungan dari suaminya, Ibu Loan mulai mewujudkan mimpinya, mengatasi tekanan di awal-awal bisnisnya.
"Suami saya selalu mendukung dan sepenuh hati membantu saya dalam pekerjaan saya. Kebersamaannya telah memberi saya lebih banyak kepercayaan diri dalam perjalanan bisnis saya," lanjut Ibu Loan.
Namun, perjalanan kewirausahaannya di awal karier jauh dari mulus, menghadapi berbagai kesulitan, mulai dari mempelajari secara sistematis proses fermentasi anggur beras tradisional hingga melakukan eksperimen tanpa henti untuk mencapai cita rasa yang khas dan kualitas produk yang konsisten.
“Memproduksi anggur beras tradisional dan anggur beras ketan fermentasi alami membutuhkan waktu yang cukup lama dan sulit untuk menerapkan metode ilmiah dan teknologi. Menunggu produk jadi terkadang bisa sangat lama, tetapi hasilnya tidak sesuai harapan, yang membuat saya merasa putus asa dan ingin menyerah berkali-kali,” kenang Ibu Loan tentang masa-masa sulit di awal.
Produksi arak beras yang dihasilkan tidak sesuai harapan, dan kegagalan tersebut seolah menenggelamkan semua usahanya. Namun, dengan ketekunan dan kecintaan pada pekerjaannya, Ibu Loan terus belajar, meneliti, dan mengambil pelajaran dari kemunduran yang dialaminya untuk terus maju.
Kesulitan tidak hanya berhenti pada proses produksi; Ibu Loan juga menghadapi tantangan dalam membangun merek dan menemukan pasar. Di pasar yang dibanjiri dengan berbagai macam produk minuman, mendekatkan produk tradisional seperti arak beras kepada konsumen bukanlah tugas yang mudah.
Namun, berkat kualitas, cita rasa lezat yang khas, dan manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh beras fermentasi dan air beras fermentasi, produk-produk Ibu Loan secara bertahap memenangkan hati konsumen lokal.
| Nyonya Loan menuangkan air gula ke atas nasi yang telah difermentasi setelah dibiarkan berfermentasi selama 3 hari. |
Hingga saat ini, merek arak beras tradisional Toan Thang telah menjadi nama yang dikenal dan populer. Pengakuan pasar adalah "hadiah manis" atas upaya tak kenal lelah Ibu Huynh Thi Loan.
Tidak puas dengan kesuksesan awalnya, Ibu Loan juga memiliki rencana untuk pengembangan merek lebih lanjut, meneliti dan menerapkan teknologi baru pada proses produksi untuk meningkatkan kualitas produk; pada saat yang sama, ia berencana untuk memperluas pasar melalui saluran penjualan online seperti Zalo, Facebook, dan platform e-commerce.
Kisah kewirausahaan Ibu Huynh Thi Loan dengan anggur beras tradisional Toan Thang dan air beras fermentasi bukan hanya kisah sukses bisnis, tetapi juga inspirasi bagi mereka yang berani mengejar hasrat dan menghargai nilai-nilai budaya kuliner tradisional. Berawal dari kepedulian pribadi, Ibu Loan menciptakan produk yang tidak hanya menawarkan manfaat kesehatan tetapi juga berkontribusi dalam memperkaya lanskap kuliner provinsi Tien Giang.
Keberhasilan arak beras tradisional Toan Thang, merek produk OCOP, merupakan bukti dedikasi dan upaya tak kenal lelah seorang wanita berusia lebih dari 55 tahun. Ibu Loan tetap berkomitmen untuk terus mengembangkan esensi produk ini guna menghadirkan pilihan yang lebih beragam, canggih, dan semakin sehat bagi konsumen.
ANH TU - HA NAM
Sumber: https://baoapbac.vn/kinh-te/202504/ngot-thom-com-ruou-truyen-thong-toan-thang-1039415/






Komentar (0)