(NLĐO) - Psyche, yang dulunya dianggap sebagai sisa-sisa "planet yang gagal" yang kaya akan emas dan platinum, mungkin berasal dari luar garis salju tata surya kita.
Menurut Sci-News, sebuah tim ilmuwan menggunakan data spektroskopi dari Teleskop Luar Angkasa James Webb dan mengkonfirmasi keberadaan molekul hidroksil di permukaan asteroid logam Psyche.
Dan mineral-mineral terhidrasi ini telah menceritakan sejarah kompleks dari objek tersebut.
Asteroid Psyche terletak di dalam sabuk asteroid yang padat - Foto: SwRI
Psyche adalah asteroid logam dengan diameter sekitar 226 km, yang terletak di sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter.
Para ilmuwan percaya bahwa objek ini mungkin sangat kaya akan emas, serta platinum dan logam berharga lainnya, sehingga nilainya mencapai 70.000-75.000 kali lipat ekonomi global.
Namun, sebagian orang percaya bahwa mineral ini terutama kaya akan besi dan nikel.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa itu bukanlah asteroid biasa, melainkan inti dari "planet kesembilan" atau setidaknya protoplanet dari tahap awal tata surya, yang mati sebelum waktunya selama pembentukannya.
Namun sekarang, yang menarik minat para ilmuwan adalah asal-usulnya, yang dapat menjelaskan kekayaan logamnya, terlepas dari apakah itu emas atau bukan.
"Pemahaman kita tentang evolusi tata surya terkait erat dengan interpretasi komposisi asteroid, khususnya asteroid tipe M yang mengandung konsentrasi logam tinggi," kata Dr. Stephanie Jarmak dari Harvard & Smithsonian Center for Astrophysics (AS).
Data baru menunjukkan adanya hidroksil dan kemungkinan air di permukaan Psyche. Mineral terhidrasi mungkin berasal dari sumber eksternal, termasuk agen tumbukan.
Jika proses hidrasi ini alami atau endogen, maka Psyche mungkin memiliki sejarah evolusi yang berbeda dari apa yang disarankan oleh model-model saat ini.
Dr. Anicia Arredondo, seorang peneliti di Southwest Research Institute (SwRI - AS), mengatakan bahwa asteroid adalah sisa-sisa pembentukan planet, dan oleh karena itu komposisinya bervariasi tergantung pada lokasinya di dalam nebula surya.
Keberadaan mineral terhidrasi di permukaannya menunjukkan bahwa Psyche mungkin bukan inti planet yang gagal terbentuk, melainkan pengembara di luar "jalur bersalju" sistem bintang yang kita huni.
Di situlah, pada tahap awal tata surya, suhu cakram protoplanet cukup rendah sehingga senyawa volatil dapat mengembun menjadi padatan sebelum bergerak ke cincin utama.
Selain itu, heterogenitas hidrasi di berbagai area permukaan dapat dijelaskan oleh pengaruh asteroid kondrit berkarbon, yang diperkirakan memiliki kandungan air yang sangat tinggi.
Memahami lokasi Psyche dan asteroid lainnya, serta komposisinya, memberi tahu kita bagaimana material di nebula surya terdistribusi dan telah berevolusi sejak pembentukannya.
Hal ini juga membantu kita untuk lebih memahami bagaimana air terdistribusi di tata surya, dan dari situ menyimpulkan distribusi air di planet lain.
Distribusi air di dalam Tata Surya kita akan memberikan wawasan tentang distribusi air di sistem planet lain, dan juga akan membantu memandu misi pencarian kehidupan.
Studi tersebut baru-baru ini diterbitkan di jurnal ilmiah Planetary Science Journal.
Sumber: https://nld.com.vn/nguon-goc-bat-ngo-cua-hanh-tinh-thu-9-lam-bang-vang-196240815105341754.htm







Komentar (0)