
Libur Tahun Baru Imlek selama 9 hari pada tahun 2026, dari tanggal 14 Februari hingga 22 Februari (bertepatan dengan hari ke-27 bulan ke-12 kalender lunar hingga hari ke-6 bulan ke-1 kalender lunar), menghadirkan peluang signifikan untuk meningkatkan permintaan. Namun, meskipun musim belanja puncak dimulai bulan depan, pasar tetap relatif sepi.
Alasan utamanya berasal dari dampak berkepanjangan bencana alam, ditambah dengan kenaikan harga pangan dan biaya hidup, yang memaksa banyak keluarga untuk menyesuaikan anggaran mereka. Konsumen cenderung memperketat pengeluaran, memprioritaskan barang-barang kebutuhan pokok untuk kehidupan sehari-hari.
Banyak keluarga memilih untuk merayakan Tết dengan cara yang lebih sederhana dan ekonomis, memprioritaskan kenyamanan dan substansi, daripada mengejar penampilan atau mentalitas "sekadar membeli secukupnya" seperti di masa lalu. Tren ini diprediksi akan terus memengaruhi daya beli pasar pada minggu-minggu puncak menjelang Tết.
Sumber: https://quangngaitv.vn/nhieu-nguoi-tieu-dung-de-dat-sam-tet-6512324.html







Komentar (0)