Seiring perkembangan masyarakat, seniman propaganda kini menggunakan lebih sedikit palet dan kuda-kuda lukis, dan lebih memilih desain berbantuan komputer. Goresan kuas dieksekusi langsung di layar, sehingga penyesuaian komposisi dan warna menjadi lebih cepat dan mudah. Meskipun teknologi dapat berubah, tujuan utamanya tetap untuk memastikan bahwa setiap karya seni, ketika dipajang, menyampaikan "semangat" nasional dan tekad rakyat.

Pada kenyataannya, seni desain poster propaganda yang dihasilkan komputer membutuhkan kombinasi sempurna antara pemikiran artistik dan pemahaman politik . Untuk mendesain poster propaganda yang berdampak visual, seniman harus banyak membaca dan mempelajari dengan cermat setiap dokumen, resolusi Partai, dan rencana provinsi untuk memilih kata-kata dan simbol yang paling berharga. Sementara lukisan pemandangan memungkinkan ekspresi kreatif, dalam poster propaganda, setiap detail kecil—dari bintang dan palu dan arit hingga postur pekerja, tentara, atau gambar Presiden Ho Chi Minh—harus tepat dan bermartabat. Bahkan kesalahan kecil dalam warna atau simbolisme dapat berdampak negatif pada pesan propaganda keseluruhan poster.
Bapak Bui Duc Huy, Wakil Kepala Departemen Propaganda Kebudayaan dan Pameran, Pusat Kebudayaan dan Film Provinsi Lao Cai , menyampaikan: "Poster propaganda yang sukses tidak hanya indah dan modern tetapi juga harus memastikan keakuratan politik yang mutlak; itulah persyaratan bagi setiap seniman poster propaganda."

Keunggulan terbesar dari desain berbantuan komputer adalah ketepatan waktu. Untuk acara-acara besar seperti Kongres Partai atau hari libur nasional seperti 30 April, 2 September, 22 Desember, dan lain-lain, beban kerja seringkali sangat padat. Desain yang telah selesai dapat direproduksi dalam berbagai ukuran hanya dalam beberapa menit: dari papan reklame raksasa yang digantung di alun-alun hingga poster kecil di papan pengumuman komunitas, dan bahkan diposting di media sosial. Hal ini membantu menyebarkan pedoman dan kebijakan Partai, serta hukum dan peraturan Negara kepada masyarakat di mana pun secara serentak, cepat, dan akurat.


Selain konten politik, para seniman juga mencurahkan banyak upaya untuk menciptakan karya-karya bertema propaganda dan advokasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti perlindungan lingkungan, pembangunan pedesaan, dan memerangi kejahatan sosial. Lukisan-lukisan yang mereka rancang memiliki warna-warna segar dan gaya yang lebih mudah dipahami, sehingga seruan aksi mereka menjadi kurang kaku dan lebih mudah diterima serta dihubungkan dengan masyarakat.
Di balik mural merah dan kuning yang semarak di jalanan, tersembunyi malam-malam tak terhitung yang dihabiskan para pahlawan tanpa tanda jasa ini bekerja tanpa lelah di depan layar komputer. Mereka dengan cermat merencanakan komposisi lukisan mereka agar modern dan menarik perhatian, namun tetap mempertahankan kualitas tradisional dan mudah dipahami, sehingga orang yang lewat dapat memahami pesan yang dimaksud sekilas.

Seniman Dinh Hoang Cuong, dari Departemen Propaganda Budaya dan Pameran Pusat Kebudayaan dan Film Provinsi Lao Cai, mengatakan: “Banyak orang berpikir bahwa desain berbantuan komputer memiliki segalanya yang sudah jadi, hanya tinggal merakitnya, tetapi kenyataannya, tidak sesederhana itu. Poster propaganda adalah jenis seni grafis khusus, yang membutuhkan penyederhanaan maksimal sambil mencapai tingkat daya ekspresi tertinggi. Setiap karya seni harus menjadi seruan yang tulus dan efektif untuk bertindak.”
Menelisik kembali sejarah bangsa, dari tahun-tahun perlawanan dan pembebasan nasional hingga periode reformasi dan pembangunan saat ini, poster propaganda selalu menyertai perjalanan bangsa. Para seniman – para pejuang di garis depan budaya – masih bekerja tanpa lelah siang dan malam. Mereka diam-diam berkontribusi, diam-diam memperindah lanskap perkotaan, dan diam-diam menjaga agar kepercayaan dan aspirasi rakyat terhadap kepemimpinan Partai dan masa depan negara yang cerah tetap hidup.
Keberadaan lukisan propaganda di sepanjang jalan-jalan utama ibu kota provinsi bukan sekadar hiasan, tetapi simbol kehendak Partai dan aspirasi rakyat. Di balik karya-karya yang semarak ini terdapat para seniman tekun yang telah memilih warna untuk menciptakan lagu-lagu patriotisme dan semangat nasional. Mereka terus menggunakan kreativitas mereka untuk menghiasi tanah air mereka dengan warna-warna cerah, menegaskan vitalitas abadi dari bentuk seni unik yang selalu menyertai perkembangan negara.
Sumber: https://baolaocai.vn/nhung-hoa-si-ve-tranh-co-dong-post889217.html






Komentar (0)