![]() |
Para pengunjung dapat menikmati hidangan khas yang disebutkan dalam lagu-lagu rakyat dan peribahasa di Kota Ho Chi Minh. Foto: Man Moi. |
Selain mencerminkan beragam aspek kehidupan, lagu-lagu rakyat dan peribahasa Vietnam juga meresap ke dalam kuliner Vietnam, menampilkan pesona puitis dari hidangan lezat yang terkait dengan identitas daerah dan rahasia memasak yang diturunkan dari generasi ke generasi.
Terdapat sekitar 30 hidangan dari tiga wilayah Vietnam yang disebutkan dalam lagu-lagu rakyat dan peribahasa. Setiap hidangan, yang digunakan sebagai inspirasi, disertai dengan lokasi geografis untuk memperkaya nilai budaya kuliner tersebut.
"Para pengunjung tidak hanya mencicipi makanan, tetapi juga menghargai nilai gizi dan budaya dari setiap daerah," kata seniman kuliner Bui Thi Suong, salah satu anggota pendiri Asosiasi Koki Profesional Saigon (SPC), di bawah Asosiasi Pariwisata Kota Ho Chi Minh, pada seminar "Cita Rasa Tanah Air" yang diadakan di restoran Man Moi (Kota Ho Chi Minh) pada tanggal 29 Mei.
![]() ![]() ![]() ![]() |
Daging sapi muda kukus dengan saus kecap Nam Dan, perkedel ikan ala Dai, bubur ikan, dan bebek rebus Lap Vo dengan kastanye air. Foto: Truc Ho. |
Hidangan paling terkenal yang disebutkan dalam lagu-lagu rakyat dan peribahasa adalah daging sapi muda kukus dengan saus kecap Nam Dan dari provinsi Nghe An. Daging sapi muda yang dibungkus kulit, dikukus hingga empuk, dicelupkan ke dalam saus kecap Nam Dan yang terbuat dari ragi (jamur) yang difermentasi dengan beras ketan, teh hijau, dan daun lengkeng. Saat mencelupkan daging sapi muda yang panas ke dalam saus kecap, rasa manis daging akan semakin terasa dan memiliki cita rasa yang lebih kaya.
Menurut pakar kuliner Chiem Thanh Long, sosis babi gaya Dai sangat dihargai oleh para tetua di Vietnam Utara karena bentuk dan rasanya. Sosis dibungkus dalam kerangka bambu atau dipanggang di atas kerangka (panggangan bambu buatan tangan). Bumbu marinasinya disiapkan dengan cermat untuk menghasilkan aroma yang menggugah selera saat dimasak. Sosis babi gaya Dai disajikan dengan mi beras, sayuran segar, dan saus celup.
Selain itu, lagu-lagu rakyat dan peribahasa juga menginspirasi masakan rumahan seperti ikan rebus molase, kaki babi rebus kacang tanah, ayam kampung rebus labu, siput isi belimbing hijau, dan bubur bebek...
![]() |
Ikan nila bakar disajikan dengan melati liar dan ayam kampung rebus dengan labu. Foto: Truc Ho. |
Menurut pengrajin Sương, bubur ikan "hầm" mewujudkan ciri khas masakan Hanoi , yang terkenal sejak tahun 1920-an dan 1930-an. Kata "hầm" dalam hidangan ini merujuk pada potongan ikan harum yang dibumbui dengan lada dan rempah-rempah, tersembunyi di bawah lapisan bubur yang terbuat dari beras panggang harum dan kaldu ikan yang manis dan gurih. Bubur ini memiliki rasa yang ringan dan menyegarkan dengan aroma ikan segar dan rempah-rempah yang kaya.
Di Delta Mekong, hidangan yang menonjolkan hasil bumi lokal meliputi kue beras Pasar Giồng, sup ikan gabus dengan daun murbei, ikan nila bakar arang yang disajikan dengan acar kangkung, salad pomelo dengan udang dan daging babi, salad nangka dan telinga babi, kue beras gula aren An Giang, dan kue bulan Soc Trang...
Di antara hidangan-hidangan tersebut, sup bebek dengan kastanye air dari Lap Vo (Dong Thap) jelas mencerminkan kekayaan bahan-bahan dari jaringan sungai dan kanal yang rumit di wilayah tersebut. Hidangan ini terdiri dari daging bebek yang direbus dengan kastanye air, sebuah makanan khas daerah Dong Thap Muoi. Kombinasi daging bebek yang empuk dan manis, kastanye air yang renyah, dan kaldu yang ringan menciptakan hidangan dengan cita rasa yang kaya dan berlapis.
![]() ![]() ![]() ![]() |
Hidangan istimewa dari Delta Mekong. Foto: Truc Ho. |
Dalam konteks masuknya budaya kuliner internasional ke Vietnam, hidangan lokal yang telah lama ada secara bertahap semakin jarang disebutkan. Seminar ini berfungsi sebagai cara untuk menghidupkan kembali karakteristik kuliner khas setiap daerah khususnya dan Vietnam pada umumnya, untuk menghargai nilai alam, dan untuk menginspirasi pelestarian dan eksplorasi daerah yang kaya akan identitas budaya.
Sumber: https://znews.vn/nhung-mon-an-la-lam-tu-ca-dao-tuc-ngu-viet-nam-post1656285.html

















Komentar (0)