Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Seorang biksu Buddha membuka bar di Jepang.

Sebuah bar di Tokyo yang dikelola oleh biksu Buddha menarik pelanggan dengan koktail yang terinspirasi oleh "surga" dan "neraka," serta pengalaman unik seperti pembacaan mantra, kaligrafi, dan upacara peti mati.

ZNewsZNews02/06/2026

Bar yang dikelola oleh biksu Buddha ini menyajikan minuman yang terinspirasi oleh konsep surga dan neraka. Foto: japaholic .

Di distrik Shinjuku yang ramai di Tokyo, sebuah bar bernama Vowz menjadi tujuan yang menarik bagi wisatawan dan penduduk setempat berkat modelnya yang tidak biasa: bar ini dikelola oleh para biksu Buddha.

Alih-alih hanya menyajikan minuman, tempat ini menggabungkan koktail, kaligrafi, lantunan doa, dan bahkan ritual yang berkaitan dengan kematian sebagai cara untuk mendekatkan budaya Buddha dengan kehidupan modern.

Menurut seorang turis Tiongkok dengan akun media sosial @kaolababyy, menu di Vowz mencakup banyak hidangan yang terinspirasi oleh "surga" dan "neraka," seperti: "Nirvana di Tanah Suci," "Penderitaan Abadi di Neraka," atau "Cinta dan Kebencian Menuju Neraka," semuanya dibanderol dengan harga 1.000 yen (sekitar 6 USD ).

quan bar anh 1

Biksu tersebut menyiapkan "peti mati" untuk salah satu layanan paling unik di bar tersebut: berbaring di dalam peti mati sambil mendengarkan lantunan doa Buddha. Foto: averylives.

Koktail-koktail ini menggabungkan buah-buahan dengan minuman beralkohol, menciptakan cita rasa manis, asam, atau pedas, dan disajikan bersama camilan ringan yang ditata seperti batang dupa.

Sembari menunggu pesanan mereka, para tamu dapat mencoba kaligrafi dengan kuas. Langit-langitnya dipenuhi dengan kaligrafi dari hari-hari sebelumnya, menciptakan suasana unik dan khas Jepang.

Tepat pukul 9 malam setiap hari, bar tersebut memasuki suasana yang benar-benar berbeda. Para tamu diundang untuk bergabung dengan para biksu dalam melantunkan dan membaca kitab suci dengan gaya modern.

"Kami melantunkan mantra bersama, pikiran saya benar-benar menjadi tenang, dan pada akhirnya, saya merasa dimurnikan," ungkap traveler @kaolababyy dalam sebuah video tentang pengalamannya.

Karena ruangannya yang relatif kecil, banyak pengunjung mengatakan bahwa reservasi diperlukan jika mereka ingin menikmati malam di sini sepenuhnya.

quan bar anh 2

Sang biksu menepuk bahu dengan ringan menggunakan tongkat keisaku-nya. Foto: averylives.

Selain koktail dan nyanyian, Vowz juga terkenal dengan pengalaman unik lainnya. Salah satunya adalah ditepuk lembut di bahu dengan keisaku – tongkat kayu pipih yang sering digunakan dalam Buddhisme Zen untuk membantu praktisi tetap waspada selama meditasi.

Secara khusus, dengan harga 1.000 yen, pengunjung dapat mencoba pengalaman mengenakan jubah putih dan berbaring di peti mati yang ditutupi bunga sementara seorang biksu melantunkan doa dan memukul gong kayu.

Menurut situs web makanan dan budaya Jepang Onaji.me , pendiri restoran tersebut adalah Yoshinobu Fujioka, yang dulunya bekerja sebagai bartender paruh waktu dan juga seorang biksu dari sekte Jodo Shinshu, sebuah cabang Buddhisme di Jepang yang mengizinkan biksu untuk menikah dan makan daging.

"Bagi saya, Buddhisme adalah cara untuk membimbing orang tentang bagaimana menjalani hidup," kata Fujioka. Ia percaya bahwa ruang bar ini membantu mereka yang berjuang dalam hidup untuk mengakses ajaran-ajaran tersebut secara lebih alami dan mudah.

Banyak dekorasi Buddha di restoran itu juga dibawa oleh pelanggan.

Fujioka mengungkapkan bahwa banyak orang datang ke sini bukan hanya untuk minum tetapi juga untuk mencari nasihat, mulai dari hubungan asmara dan masalah pribadi hingga masalah yang lebih besar dalam hidup.

quan bar anh 3

Interior bar tersebut bertema Buddha. Foto: averylives.

Dalam satu kesempatan, ia membantu seorang wanita melarikan diri dari kekerasan dalam rumah tangga dengan menghubungi pihak berwenang setempat dan mencari layanan dukungan yang sesuai.

Baru-baru ini, bar tersebut telah menarik semakin banyak tamu internasional yang ingin mempelajari budaya Buddha Jepang dengan cara yang lebih mudah diakses.

Jepang terkenal dengan bar-bar bertema uniknya, tetapi di antara banyak tempat yang tidak biasa di Tokyo dan Kyoto, Vowz menonjol dengan caranya sendiri, menggunakan koktail, musik , dan ritual tradisional untuk mengubah malam di bar menjadi pengalaman yang menarik sekaligus memungkinkan seseorang untuk bersantai dari hiruk pikuk kehidupan kota.

Sumber: https://znews.vn/nha-su-mo-quan-bar-o-nhat-ban-post1656076.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Berlama-lama

Berlama-lama

Kabut pagi di Thong Hue

Kabut pagi di Thong Hue

BUNGA API

BUNGA API