Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Aplikasi seni digital di era AI

Pada tanggal 1 Juni, di Museum Hanoi, seminar "Seni Digital di Era AI: Prospek dan Tantangan dalam Pelatihan," yang diselenggarakan oleh Museum Hanoi bekerja sama dengan Sekolah Ilmu dan Seni Interdisipliner, menarik perhatian yang cukup besar dari komunitas pecinta seni di ibu kota.

Báo Tin TứcBáo Tin Tức01/06/2026

Dengan latar belakang perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI), acara ini membuka ruang untuk dialog mendalam tentang bagaimana teknologi ini membentuk kembali seni dan tuntutan baru yang diberikan pada pelatihan para profesional kreatif.

Keterangan foto
Dengan bentuk-bentuk seni seperti Seni Generatif dan Seni Algoritma, batasan antara seni dan teknologi semakin kabur.

Para pembicara menganalisis pergeseran dalam seni digital karena AI bukan lagi sekadar alat, tetapi telah menjadi mitra dalam proses kreatif. Dengan munculnya bentuk-bentuk seperti Seni Generatif dan Seni Algoritma, yang dipadukan dengan pengalaman realitas virtual, batasan antara seni dan teknologi semakin kabur.

Bapak Nguyen Quoc Hoang Anh, pendiri platform Budaya dan Seni Len Ngan, sekaligus seniman multimedia dan kurator seni, mengatakan bahwa banyak produk seni unit tersebut saat ini menggunakan AI dalam manajemen dan produksi. Aplikasi ini membawa banyak dampak positif, terutama dalam meningkatkan efisiensi dan memaksimalkan sumber daya untuk menggali lebih dalam konten produk. Ketika mesin menangani tugas-tugas teknis yang kompleks, para seniman akan memiliki lebih banyak waktu untuk refleksi dan menciptakan variasi kreatif yang sesuai dengan realitas produksi.

Keterangan foto
Mural di ruang kuliah Universitas Indochina telah dihidupkan kembali menggunakan teknologi digital .

Dari perspektif pelatihan, Bapak Nguyen Hoang Giang, Pendiri Vietnam Media Lab dan dosen Media Digital di Universitas RMIT, mengeluarkan peringatan tentang sifat ganda teknologi. Beliau menyatakan kekhawatiran bahwa kemudahan AI dapat menumbuhkan ketergantungan, sehingga mengikis kemampuan individu para seniman. Di sisi lain, seniman harus memiliki landasan teoritis yang kuat untuk mengevaluasi kualitas produk yang dibuat menggunakan alat AI. Dengan pengetahuan ini, penyediaan data masukan juga akan memandu alat AI secara akurat menuju produk yang diinginkan.

Keterangan foto
Acara tersebut membuka ruang dialog tentang bagaimana teknologi membentuk kembali dunia seni.

Teknologi adalah alat yang berguna, menawarkan banyak inovasi kreatif bagi para seniman. Bapak Nguyen Quoc Hoang Anh menekankan bahwa peran inti seorang seniman bukan hanya menciptakan keindahan tetapi juga mampu mengendalikan alat AI. Bahkan dengan dukungan teknologi, seniman harus tetap memegang kendali untuk mempertahankan kisah pribadi dan emosi yang tulus, memastikan bahwa produk akhir tidak kehilangan jiwa dan pesan aslinya.

Di masa depan, AI akan secara signifikan mengubah pelatihan para praktisi seni, mendorong pemikiran sistem dan keterampilan manajemen. Fleksibilitas akan menjadi kunci pengembangan seniman di era digital, memungkinkan mereka untuk secara proaktif memanfaatkan alat dan membuka mode ekspresi yang inovatif.

Keterangan foto
Keterangan foto
AI dapat membantu mereproduksi detail halus dalam karya seni digital dengan presisi yang luar biasa.

Sumber: https://baotintuc.vn/van-hoa/ung-dung-nghe-thuat-so-trong-ky-nguyen-ai-20260601161810939.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kegembiraan Prajurit Pulau

Kegembiraan Prajurit Pulau

Sebelum upacara Kareh

Sebelum upacara Kareh

Kota Dong Nai mengalami transformasi.

Kota Dong Nai mengalami transformasi.