Wasir lebih umum daripada yang kita kira. Statistik dari National Institute of Diabetes, Digestive and Kidney Diseases (AS) menunjukkan bahwa sekitar 50% orang paruh baya dan lanjut usia menderita wasir. Tergantung pada tingkat keparahan dan jenis wasir, kondisi ini dapat berdampak signifikan pada kesehatan, menurut situs web kesehatan Medical News Today (Inggris).
Sembelit kronis dapat dengan mudah menyebabkan wasir karena membuat penderita harus mengejan lebih keras saat buang air besar.
Salah satu hal yang dapat dilakukan orang untuk mengurangi risiko wasir adalah menghindari mengejan terlalu keras saat buang air besar. Sebuah studi yang diterbitkan di World Journal of Gastroenterology menemukan bahwa mengejan saat buang air besar meningkatkan tekanan di rongga perut.
Jika kondisi ini berlanjut dalam waktu lama, akan menekan pembuluh darah rektum, sehingga membatasi aliran darah kembali ke jantung. Akibatnya, pembuluh darah rektum membengkak dan menyebabkan wasir.
Bagi sebagian orang, ketidaknyamanan yang disebabkan oleh wasir relatif ringan. Namun, sebagian lainnya mengalami ketidaknyamanan yang ekstrem, terutama dalam kasus parah di mana wasir mengalami prolaps. Dalam kasus seperti itu, wasir internal menonjol keluar dari anus dan menyebabkan rasa sakit.
Untuk mengurangi risiko wasir Orang-orang sebaiknya menghindari mengejan terlalu keras saat buang air besar. Dalam beberapa kasus, mengejan diperlukan untuk menyelesaikan buang air besar dengan cepat. Situasi ini sering kali disebabkan oleh tergesa-gesa dan kurangnya waktu. Namun, hal ini harus dihindari pada kesempatan berikutnya dan jangan sampai menjadi kebiasaan.
Namun, ada satu kondisi yang membuat mengejan saat buang air besar menjadi hal yang biasa: sembelit. Jika sembelit berlanjut, intervensi diperlukan, seperti pemberian obat.
Selain mengejan saat buang air besar, faktor-faktor yang meningkatkan risiko wasir meliputi duduk terlalu lama, dehidrasi, konsumsi alkohol berlebihan, asupan serat yang tidak mencukupi, sering mengonsumsi makanan pedas, dan obesitas. Oleh karena itu, mengadopsi gaya hidup yang lebih sehat akan secara signifikan mengurangi risiko wasir.
Secara spesifik, orang perlu berolahraga secara teratur. Jika Anda memiliki pekerjaan yang banyak mengharuskan duduk, sesekali berdiri dan berjalan-jalanlah untuk mengurangi tekanan pada pembuluh darah anus. Pola makan harian Anda harus memprioritaskan makanan kaya serat seperti sayuran dan buah-buahan, dan kombinasikan dengan minum banyak air. Cara makan ini akan membantu mengurangi sembelit, sehingga mencegah risiko wasir, menurut Medical News Today.
Sumber: https://thanhnien.vn/nhung-thoi-quen-de-gay-benh-tri-185240609185819456.htm






Komentar (0)