Mari bergandengan tangan untuk melestarikan irama puisi tanah air kita.
Didirikan pada Februari 2015, Klub Puisi Vietnam Distrik Trieu Phong (sekarang Cabang Puisi Wilayah Trieu di bawah Klub Puisi Vietnam Provinsi Quang Tri ) menghadapi banyak kesulitan terkait tenaga kerja dan tempat pertemuan. Namun, didorong oleh kecintaan yang mendalam terhadap puisi, dari empat anggota inti awalnya, klub ini kini telah berkembang menjadi 14 anggota dari komune Trieu Co, Trieu Phong, Ai Tu, Hai Lang, Cua Viet, dan kelurahan Quang Tri. Klub ini mengadakan pertemuan secara teratur dan terus meningkatkan kualitas karya puisinya.
![]() |
| Momen hangat dan akrab diskusi puisi di antara anggota Klub Cabang Puisi Trieu Land - Foto: KS |
Bapak Pham Dinh Trung, ketua klub, berbagi: "Kendala terbesar di awal adalah mengumpulkan orang-orang dengan minat yang sama dan meningkatkan kualitas tulisan mereka. Kami memilih untuk mendorong mereka, mendiskusikan puisi bersama, dan memberikan umpan balik yang tulus pada setiap manuskrip. Berkat ini, anggota kami telah membuat kemajuan pesat dalam keterampilan profesional mereka."
Saat ini, Cabang Puisi Tanah Trieu telah menjadi rumah bersama bagi banyak orang dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pensiunan pejabat hingga buruh. Meskipun tidak terlatih secara formal, para anggota, dengan semangat kesukarelaan, telah menyumbangkan dana dan memobilisasi sumber daya untuk mempertahankan operasional yang berkelanjutan. Hasil yang mengesankan adalah penerbitan tiga kumpulan puisi bersama, di antaranya antologi "Huong Dong Xu Trieu" (Keharuman Pedesaan Tanah Trieu) yang telah meninggalkan kesan mendalam pada para pembaca.
Karya-karya tersebut berfokus pada pujian terhadap Partai dan Presiden Ho Chi Minh yang tercinta, mengungkapkan cinta kepada tanah air dan negara, cinta romantis, dan mengakui pencapaian pembaharuan Trieu Phong saat ini. Selain kegiatan kelompok, anggota klub secara proaktif menginvestasikan dana untuk menerbitkan enam kumpulan puisi individual.
Biarkan semangat pedesaan menyebar sepanjang masa.
Bagi banyak anggota klub, puisi bukan hanya kegembiraan di usia tua tetapi juga obat spiritual yang berharga. Bapak Doan Giang Dong, salah satu anggota lama klub, berbagi bahwa puisi adalah benang yang menghubungkan perasaan persaudaraan dan kebersamaan. Dalam bait-baitnya yang sederhana, pembaca menemukan gambaran jalan desa, jembatan kayu, atau api arang yang menyala di pagi hari.
Pak Dong berbagi: "Puisi membantu menenangkan jiwa, membuat hidup tampak lebih indah, dan terutama meningkatkan kesehatan mental. Saya selalu berharap generasi muda saat ini, bahkan di era teknologi, akan terus melestarikan dan mengembangkan tradisi puisi Vietnam. Karena puisi adalah salah satu cara paling mudah diakses untuk mendidik tentang tradisi, identitas nasional, dan cinta akan perdamaian."
Bukan hanya para pria lanjut usia; anggota perempuan juga memberikan warna unik. Ibu Nguyen Thi Xuan Tanh, yang bergabung dengan klub pada tahun 2017, adalah contoh nyata. Setelah lama tinggal di luar negeri, Ibu Tanh membawa kerinduan akan tanah airnya ke dalam setiap puisi bebasnya. Baginya, puisi adalah bagian penting dari kehidupan, ekspresi kasih sayang seorang ibu dan patriotisme.
"Ada malam-malam ketika saya bahkan tidak bisa menulis beberapa baris pun, dan saya merasa sangat sulit untuk tidur. Puisi benar-benar telah menyejukkan saya selama bertahun-tahun jauh dari rumah dan bahkan setelah kembali ke tanah Trieu ini," ungkap Ibu Tanh.
Meskipun berstatus sebagai penulis amatir, anggota Klub Cabang Puisi Trieu Land sangat ingin mengikuti perkembangan zaman. Selain mencetak kumpulan puisi tradisional, klub ini secara proaktif mempromosikan karya-karyanya melalui media sosial, terutama Facebook. Hal ini berfungsi sebagai jembatan, mendekatkan puisi tentang orang baik, perbuatan baik, atau perubahan di komune dan lingkungan kepada para pembaca muda.
Membawa puisi ke ruang digital tidak hanya mempromosikan citra tanah air mereka, tetapi juga membantu para anggota terhubung dengan pecinta puisi di seluruh negeri dan bahkan di luar negeri. Umpan balik dan berbagi dari anak-anak, cucu, dan teman-teman merupakan motivasi yang sangat berharga bagi para "penyair desa" ini untuk melanjutkan karya kreatif mereka.
Mengenai arah ke depan, Bapak Pham Dinh Trung menegaskan bahwa klub akan fokus pada perekrutan anggota muda untuk memastikan keberlanjutan. Tujuannya adalah agar setidaknya 1-2 anggota menerbitkan kumpulan puisi mereka sendiri setiap tahun, sambil tetap mengadakan pertemuan rutin untuk menyempurnakan tulisan mereka.
Di tanah yang sarat dengan kecintaan pada tanah air dan kasih sayang yang mendalam kepada rakyatnya ini, puisi-puisi anggota cabang Klub Puisi Tanah Trieu tentang Partai, Presiden Ho Chi Minh, dan kecintaan pada tanah air dan negara mereka terus bersinar terang. Para penyair amatir ini diam-diam membangun kehidupan budaya dan spiritual yang sehat, melestarikan "jiwa tanah air" yang hakiki untuk generasi mendatang.
Ko Kan Suong
Sumber: https://baoquangtri.vn/van-hoa/202605/noi-nhung-van-tho-giu-lua-giua-thoi-dai-moi-b5d7b34/








Komentar (0)