Setelah putaran ke-25, HAGL dan Dong A Thanh Hoa masing-masing memiliki 26 dan 25 poin, secara resmi mengamankan tempat mereka di liga untuk musim depan. Selisih poin saat ini berarti kedua tim tidak perlu lagi khawatir tentang degradasi langsung atau harus bermain di babak play-off.

Namun, perjuangan untuk bertahan hidup masih jauh dari selesai bagi ketiga tim:SHB Da Nang, Becamex Ho Chi Minh City, dan PVF-CAND. Ketiganya saat ini memiliki 21 poin, tetapi posisi mereka ditentukan oleh kriteria pemecahan seri.
SHB Da Nang saat ini berada di peringkat ke-12 dengan selisih gol -10, Becamex Ho Chi Minh City berada di peringkat ke-13 dengan selisih gol -14, sedangkan PVF-CAND berada di posisi terbawah klasemen dengan selisih gol -20.
Sesuai peraturan liga, tim yang berada di posisi terbawah klasemen akan terdegradasi ke Divisi Pertama musim depan. Tim peringkat kedua dari bawah harus memainkan pertandingan play-off melawan tim peringkat kedua di Divisi Pertama untuk memperebutkan tempat di V.League musim depan. Oleh karena itu, hanya satu poin atau satu gol dapat sepenuhnya mengubah hasil pertarungan degradasi.
Di babak final, SHB Da Nang dianggap memiliki keuntungan terbesar karena mereka menjamu Dong A Thanh Hoa di Stadion Hoa Xuan. Meskipun Thanh Hoa telah mencapai tujuannya untuk menghindari degradasi, tim dari Thanh Hoa masih dianggap sebagai lawan yang tangguh dengan gaya bermain yang kuat secara fisik dan berpengalaman.

Namun, SHB Da Nang masih memegang kendali atas nasib mereka sendiri. Kemenangan akan menjamin kelangsungan mereka di liga, terlepas dari hasil pertandingan lainnya.
Sementara itu, Becamex Ho Chi Minh City akan kembali ke kandang mereka di Binh Duong untuk menghadapi HAGL. Ini adalah pertandingan di mana tim selatan harus mengincar tiga poin jika ingin menghindari situasi berbahaya.
Namun, performa Becamex TP.HCM belakangan ini menimbulkan kekhawatiran karena mereka telah menjalani rentetan 9 pertandingan berturut-turut tanpa kemenangan. Penurunan moral dan performa ini memberikan tekanan yang sangat besar pada tim.

Mungkin tantangan terberat terletak pada PVF-CAND karena mereka harus bermain tandang melawan SLNA. Meskipun tim dari Nghe An telah memastikan bertahan di liga, Stadion Vinh selalu dianggap sebagai tempat yang menantang bagi lawan mana pun.
PVF-CAND tidak hanya membutuhkan kemenangan tetapi juga hasil yang menguntungkan dari pertandingan lain untuk memiliki peluang terhindar dari degradasi.
Intinya adalah selisih poin antara ketiga tim saat ini sangat tipis. Satu gol saja, kelengahan sesaat, atau bahkan keputusan wasit yang kontroversial dapat sepenuhnya membalikkan keadaan.
Itulah yang membuat babak final V.League 2025-2026 begitu istimewa dan dramatis.
Sumber: https://baovanhoa.vn/the-thao/nong-bong-cuoc-chien-tru-hang-vleague-202526-233479.html







Komentar (0)