
NVIDIA sedang menghadapi titik balik penting karena industri AI menggeser fokusnya dari pelatihan ke penalaran.

Pada konferensi GPU Technology, perusahaan tersebut untuk pertama kalinya mengalihkan fokusnya dari GPU dan malah menekankan komputasi inferensial.

Tren baru ini menyebabkan penurunan permintaan akan GPU kelas atas, karena bisnis memprioritaskan chip hemat daya dengan biaya operasional yang lebih rendah.

CEO Jensen Huang mengakui bahwa inferensi menjadi sumber pendapatan utama bagi perusahaan AI.

Dalam konteks ini, banyak pesaing seperti Cerebras dan Groq telah muncul dengan lini chip yang secara khusus dioptimalkan untuk penalaran.

Produk-produk utama seperti Blackwell dianggap mengonsumsi banyak listrik dan belum dioptimalkan untuk fase baru ini.

Untuk beradaptasi, NVIDIA telah menghabiskan miliaran dolar untuk kemitraan teknologi dan mengembangkan chip khusus untuk inferensi.

Persaingan AI telah memasuki fase baru, yang untuk pertama kalinya secara serius mempertanyakan posisi dominan NVIDIA.
Sumber: https://khoahocdoisong.vn/nvidia-gap-bien-lon-ky-nguyen-ai-doi-chieu-post2149093316.html






Komentar (0)