OpenAI menegaskan kembali komitmennya untuk meningkatkan transparansi dalam penggunaan data pribadi dan memperkuat mekanisme yang ada untuk menerapkan hak dan perlindungan anak, dan akan menyajikan proposal lebih lanjut untuk dipertimbangkan oleh pengawas privasi.
Sebelumnya, Otoritas Perlindungan Data Italia memblokir operasi ChatGPT di negara tersebut, dengan alasan kegagalan aplikasi tersebut dalam menghormati data pengguna dan ketidakmampuannya dalam memverifikasi usia pengguna.
Otoritas Pengawas Privasi Italia mengeluarkan pernyataan pada tanggal 6 April yang menyatakan bahwa pemerintah Italia tidak berniat menghalangi pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan inovasi teknologi, dan menegaskan kembali pentingnya mematuhi undang-undang perlindungan data pribadi.
Beberapa negara Eropa, termasuk Prancis, Irlandia, dan Jerman, telah berunding dengan Italia untuk mempertimbangkan tindakan serupa.
Otoritas Perlindungan Data Prancis mengumumkan telah menerima keluhan terkait aplikasi ChatGPT milik OpenAI. Pengguna di Prancis menuduh ChatGPT melanggar kebijakan privasi dan membuat informasi serta situs web palsu.
Di Australia, Wali Kota Hepburn Shire di Victoria, Tn. Brian Hood, mengumumkan bahwa ia akan menuntut OpenAI jika perusahaan tersebut tidak mengoreksi informasi palsu di ChatGPT, dengan mengklaim bahwa ia telah dipenjara karena penyuapan.
Bapak Hood mengirimkan surat yang menuntut OpenAI untuk mengoreksi misinformasi tersebut atau menghadapi gugatan pencemaran nama baik. OpenAI belum menanggapi surat Bapak Hood.
Namun, potensi teknologi AI tak terbantahkan. Setelah melakukan uji coba yang ketat, para ilmuwan Amerika menyimpulkan dalam jurnal Nature bahwa AI memiliki potensi besar dan bahkan berkinerja lebih baik daripada manusia dalam mengevaluasi hasil ekokardiogram.
Menurut para ahli, AI dapat membantu fasilitas medis menghemat waktu, di tengah kekurangan teknisi USG yang parah di AS dan di seluruh dunia.
Pada tanggal 6 April, Asosiasi Industri Perangkat Lunak Korea (KOSA) dan perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di bidang AI di negara tersebut membentuk dewan penasihat tentang industri AI skala besar dan pengembangan teknologi.
Dewan Penasihat akan mendukung proposal kebijakan dan menanggapi tantangan yang dihadapi AI skala besar, memberikan arahan dan solusi untuk mengaktifkan sistem AI ini.
Sumber baodaknong
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)