Pada tanggal 19 April, Komite Rakyat Provinsi Quang Nam mengumumkan bahwa mereka telah mengeluarkan pemberitahuan tentang penugasan pengelolaan kegiatan Sekolah Tinggi Kedokteran Quang Nam.
Dalam melaksanakan kesimpulan Komite Tetap Partai Provinsi mengenai pekerjaan kepegawaian dan kesimpulan Komite Kepegawaian Partai dari Komite Rakyat Provinsi, Komite Rakyat Provinsi menugaskan Bapak Tran Anh Tuan, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi, untuk mengelola kegiatan Sekolah Tinggi Kedokteran Quang Nam hingga otoritas yang berwenang memutuskan personel yang bertanggung jawab untuk mengarahkan dan mengoperasikan sekolah ini.
Bapak Tran Anh Tuan, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi Quang Nam
Sebelumnya, Komite Rakyat Provinsi Quang Nam memutuskan untuk memberhentikan sementara Tn. Huynh Tan Tuan, Rektor Universitas Kedokteran Quang Nam, dari jabatannya untuk melayani penyelidikan.
Masa penangguhan berlaku mulai tanggal 10 April sampai ada keputusan yang dibuat oleh otoritas yang berwenang.
Seperti dilansir Surat Kabar Thanh Nien , Badan Investigasi Kepolisian Provinsi Quang Nam telah mengeluarkan keputusan untuk memulai kasus pidana guna menyelidiki tindakan memanfaatkan jabatan dan kekuasaan saat menjalankan tugas resmi yang terjadi di Sekolah Tinggi Kedokteran Quang Nam.
Secara khusus, Badan Investigasi Kepolisian Provinsi Quang Nam telah memulai sebuah kasus dan mendakwa Tn. Huynh Tan Tuan, Kepala Sekolah, dan Tn. Nguyen Ba, mantan Kepala Sekolah Tinggi Kedokteran Quang Nam.
Perguruan Tinggi Kedokteran Quang Nam
Selain itu, Badan Investigasi Kepolisian Provinsi Quang Nam juga menuntut Tn. Nguyen Duc Don (Kepala Departemen Perencanaan dan Keuangan, Kepala Akuntan sekolah) dan seorang direktur bisnis yang terkait langsung dengan kasus tersebut dengan tuduhan yang sama.
Setelah menuntut para terdakwa, Badan Investigasi Kepolisian Provinsi Quang Nam membebaskan keempat terdakwa dengan jaminan dan melarang mereka meninggalkan tempat tinggal mereka karena mereka mengaku dengan jujur dan memiliki tempat tinggal yang jelas.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)