Wakil Perdana Menteri Le Minh Khai menerima Perdana Menteri negara bagian Thuringia, Bodo Ramelow. (Sumber: VNA) |
Pada sore hari tanggal 7 November, di kantor pusat Pemerintah , Wakil Perdana Menteri Le Minh Khai menerima Perdana Menteri Negara Bagian Thuringia (Republik Federal Jerman) Bodo Ramelow.
Menyambut Perdana Menteri Bodo Ramelow ke Vietnam untuk kedua kalinya setelah kunjungan pertamanya pada April 2019, Wakil Perdana Menteri Le Minh Khai berharap bahwa Perdana Menteri akan memiliki kesempatan untuk menyaksikan perubahan positif di Vietnam dan percaya bahwa kunjungan tersebut akan membuka banyak peluang kerja sama baru.
Menekankan bahwa hubungan Vietnam-Jerman terus berkembang positif di banyak bidang, terutama dalam perdagangan dan investasi, Wakil Perdana Menteri mengatakan bahwa dalam kerja sama yang baik secara keseluruhan, hubungan persahabatan antara Vietnam dan negara bagian Thuringia, dengan sejarah panjang yang bermula dari Republik Demokratik Jerman, telah terus dikonsolidasikan, dipelihara, dan dikembangkan semakin positif.
Pada kesempatan ini, Wakil Perdana Menteri Le Minh Khai mengucapkan terima kasih kepada pemerintah negara bagian Thuringia atas bantuannya kepada Vietnam berupa peralatan medis dalam memerangi pandemi Covid-19, membantu mengendalikan epidemi dengan cepat, dan memulihkan pembangunan sosial-ekonomi dengan cepat.
Wakil Perdana Menteri mengapresiasi pembukaan kantor perwakilan di Hanoi pada tahun 2009 dan saat ini terdapat sekitar 50 perusahaan negara yang melaksanakan proyek bisnis dan pelatihan di Vietnam. Banyak pekerja terampil Vietnam telah datang untuk bekerja di negara bagian tersebut dengan hasil yang memuaskan.
Wakil Perdana Menteri mengungkapkan kegembiraannya mengetahui bahwa banyak bisnis mendampingi Perdana Menteri Bodo Ramelow dalam perjalanan kerjanya ke Vietnam kali ini, sehingga menciptakan peluang besar untuk memperkuat hubungan dan memanfaatkan peluang kerja sama bisnis baru bagi kedua belah pihak.
Wakil Perdana Menteri Le Minh Khai berharap Perdana Menteri Bodo Ramelow akan mendorong bisnis dari negara bagian Thuringia untuk berinvestasi dan berbisnis di Vietnam. (Sumber: VNA) |
Perdana Menteri Bodo Ramelow mengatakan bahwa negara bagian Thuringia memiliki lebih dari 4.000 warga Vietnam yang tinggal dan bekerja. Untuk waktu yang lama, komunitas Vietnam telah menjadi komunitas asing terbesar di sini. Menekankan rasa cinta Thuringia terhadap Vietnam, beliau mengatakan bahwa Thuringia saat ini memiliki lebih dari 700 mahasiswa Vietnam yang sedang menempuh pendidikan kejuruan. Malam ini, beliau akan menerima para orang tua yang sedang mempersiapkan anak-anak mereka untuk belajar di negara bagian tersebut.
Kunjungan Perdana Menteri Bodo Ramelow ke Vietnam kali ini berhasil memecahkan rekor jumlah pelaku bisnis. Beliau menyampaikan keinginannya untuk mencari peluang kerja sama bilateral, termasuk mendirikan fasilitas pelatihan vokasi di Vietnam dan mencari investor dari berbagai bisnis Vietnam.
Mengenai kekuatan, Perdana Menteri Bodo Ramelow mengatakan bahwa Vietnam dan negara bagian Thuringia memiliki banyak kesamaan. Ia berharap dapat memperkuat kerja sama dengan Vietnam di bidang pelatihan, ketenagakerjaan, kedokteran, dan sebagainya di masa mendatang.
Mengucapkan terima kasih kepada Perdana Menteri Bodo Ramelow karena telah berbagi perasaannya terhadap Vietnam, serta peluang kerja sama antara Thuringia dan Vietnam, Wakil Perdana Menteri Le Minh Khai menyarankan agar Thuringia khususnya dan Republik Federal Jerman pada umumnya terus mempromosikan kegiatan untuk membuat kerja sama bilateral semakin praktis dan efektif.
Kedua pihak terus bertukar delegasi, meneliti, menghubungkan, dan menjalin kemitraan dengan daerah-daerah Vietnam yang memiliki kesamaan atau saling melengkapi, untuk meningkatkan kerja sama lokal antara kedua pihak di bidang kekuatan negara dan kebutuhan Vietnam.
Memperhatikan bahwa Vietnam saat ini tengah membuka banyak peluang investasi baru, Wakil Perdana Menteri berharap Perdana Menteri Bodo Ramelow akan mendorong perusahaan-perusahaan Thuringian untuk berinvestasi dan berbisnis di Vietnam serta mendukung Parlemen Jerman untuk segera meratifikasi Perjanjian Perlindungan Investasi Vietnam-UE (EVIPA).
Wakil Perdana Menteri meyakini bahwa Perjanjian tersebut akan membawa banyak prospek kerja sama yang baik bagi bisnis kedua belah pihak di bidang investasi, terutama di bidang-bidang di mana Jerman memiliki kekuatan dan Vietnam memiliki permintaan.
Wakil Perdana Menteri meminta Perdana Menteri Bodo Ramelow untuk mempromosikan mekanisme dan kerangka kerja sama jangka panjang dalam pelatihan kejuruan dengan Vietnam guna menciptakan kondisi bagi tenaga kerja Vietnam agar memiliki kesempatan untuk dilatih dan bekerja di Jerman.
Pemerintah Negara Bagian Thuringia terus menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi masyarakat Vietnam untuk tinggal, belajar, bekerja, berbisnis, dan berintegrasi secara mendalam ke dalam masyarakat Jerman, dengan demikian terus memberikan kontribusi positif bagi kehidupan sosial ekonomi, yang berkontribusi dalam mempromosikan persahabatan antara kedua negara.
Wakil Perdana Menteri Le Minh Khai berharap bahwa negara bagian Thuringia dan Pemerintah Jerman akan memperkuat kerja sama dan mendukung Vietnam di bidang keuangan, teknologi, pelatihan sumber daya manusia, berbagi pengalaman dalam membangun kebijakan untuk kegiatan menanggapi perubahan iklim dan mengembangkan ekonomi hijau dan berkelanjutan, serta melaksanakan komitmen pengurangan emisi di COP 26.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)