
Di distrik To Hieu, banyak orang memilih situs bersejarah dan budaya untuk berfoto selama Tahun Baru Imlek. Di antaranya, Monumen Khusus Nasional Penjara Son La adalah tujuan populer bagi penduduk lokal dan wisatawan. Pada hari-hari menjelang Tet (Tahun Baru Imlek), halaman monumen sering dipenuhi oleh kelompok anak muda yang mengenakan ao dai (gaun panjang Vietnam) tradisional dan modern untuk berkunjung dan berfoto. Dengan latar belakang arsitektur batu kuno yang ditutupi lumut, bunga persik To Hieu mekar dengan tenang, dan warna-warna cerah gaun-gaun tersebut menonjol, menciptakan gambar harmonis yang memadukan kekhidmatan sejarah dengan suasana musim semi yang hangat dan akrab.

Ibu Le Thu Trang, seorang turis dari Hanoi, berbagi: "Saya lahir dan besar di Son La. Setelah lulus, saya pindah ke Hanoi untuk tinggal dan bekerja. Beberapa hari menjelang Tet (Tahun Baru Imlek), saya kembali ke Son La untuk mengunjungi kerabat dan teman. Saya mengunjungi Penjara Son La dan mengambil foto kenangan. Suasana di sini sangat istimewa; saat mengambil foto dengan ao dai tradisional (pakaian tradisional Vietnam), saya benar-benar merasakan kesungguhan dan ketenangan. Ini juga merupakan kesempatan untuk membantu anak-anak saya belajar lebih banyak tentang sejarah dan tanah air mereka."

Area yang berbatasan dengan distrik Chiềng Cơi, tempat banyak kebun plum bermekaran, juga merupakan tempat populer bagi anak muda untuk berfoto. Di penghujung tahun, bunga plum bermekaran membentuk lautan putih, menciptakan pemandangan puitis yang menarik banyak penduduk lokal dan wisatawan untuk berkunjung dan mengambil foto. Kelompok anak muda dan keluarga sering memilih pakaian tradisional ao dai, ao dai modern, atau pakaian etnis Thailand dan Hmong, yang sesuai dengan suasana kebun dan pemandangan dataran tinggi.

Ibu Quang Huynh Diep, pemilik kebun plum Chieng Co Farm di desa Hom, kelurahan Chieng Coi, berbagi: "Dalam seminggu terakhir, jumlah pengunjung ke kebun meningkat secara signifikan, terutama pada akhir pekan. Pengunjung yang datang ke kebun plum untuk berfoto selama musim Tahun Baru Imlek telah menjadi pemandangan yang biasa dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun tidak menghasilkan pendapatan yang besar, kegiatan ini berkontribusi pada suasana akhir tahun yang lebih meriah dan mempromosikan pemandangan lokal, membuatnya dikenal lebih banyak orang melalui foto-foto yang dibagikan di media sosial."

Tren berfoto selama Tet (Tahun Baru Imlek Vietnam) juga terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Memanfaatkan tren fotografi anak muda, banyak kafe didekorasi dengan tema Tet dari masa lalu, menciptakan kembali ruang hidup tradisional keluarga Vietnam. Barang-barang yang familiar seperti meja dan kursi kayu, radio tua, lukisan rakyat, bait-bait merah, nampan berisi lima buah, dan banh chung (kue beras tradisional) tertata rapi, menciptakan latar belakang yang cocok untuk fotografi.


Seiring dengan meningkatnya permintaan akan fotografi, layanan seperti penyewaan pakaian tradisional Vietnam (áo dài), kostum etnik, dan studio foto, serta layanan fotophone (mengambil foto dengan ponsel), lebih ramai dari biasanya di kelurahan Tô Hiệu, Chiềng Sinh, dan Chiềng Cơi. Di beberapa jalan di kelurahan Tô Hiệu, toko penyewaan kostum selalu ramai dikunjungi pelanggan, terutama anak muda dan keluarga.

Ibu Phung Thi Hai Linh, pemilik studio Moc di Grup 4, Kelurahan To Hieu, mengatakan: "Hari Tahun Baru dan dua minggu sebelum Tahun Baru Imlek adalah waktu di mana studio kami menerima banyak pemesanan untuk sesi foto. Selain pemotretan individu, tahun ini jumlah keluarga yang memesan sesi foto meningkat. Banyak keluarga menginginkan foto untuk dipajang saat Tết atau disimpan sebagai kenangan, sehingga mereka sering memilih konsep yang sederhana dan intim."
Menurut pemilik toko penyewaan ao dai, selain ao dai tradisional, permintaan untuk menyewa ao dai modern dan pakaian etnik juga meningkat. Memilih pakaian tradisional untuk foto Tahun Baru menunjukkan meningkatnya minat kaum muda terhadap budaya nasional, meskipun cara mengekspresikannya menjadi lebih fleksibel dan sesuai dengan kehidupan modern.

Gerakan berfoto saat Tet tidak hanya membawa kegembiraan dan keseruan bagi penduduk lokal dan wisatawan, tetapi juga berkontribusi dalam mempromosikan kegiatan pelayanan di tempat usaha lokal, menciptakan gambaran kehidupan akhir tahun yang semarak dan akrab.


Dalam konteks kehidupan yang semakin modern, orang-orang yang meluangkan waktu untuk mengambil foto Tết, memilih ao dai (pakaian tradisional Vietnam), kostum etnik, dan latar tradisional, menunjukkan kebutuhan untuk melestarikan dan terhubung dengan nilai-nilai yang familiar. Tanpa harus terlalu rumit atau formal, sesi foto Tahun Baru ini berkontribusi untuk membuat musim semi terasa lebih hangat, lebih lengkap, dan lebih bermakna.
Sumber: https://baosonla.vn/xa-hoi/phong-trao-chup-anh-dau-nam-moi-jE98QpSvg.html







Komentar (0)