Pada tanggal 30 Mei, News1 melaporkan bahwa PSY telah meminta maaf dan menjelaskan kontroversi seputar lokasi konser PSY Summer Swag 2026 di Gwangju. Menurut PSY, ia sebelumnya telah menerima informasi dari penyelenggara Gwangju bahwa penyewaan Stadion Piala Dunia Gwangju telah disetujui oleh manajemen stadion. Oleh karena itu, timnya mengumumkan bahwa konser akan diadakan di sana.
Namun, setelah verifikasi, tim PSY menyadari bahwa penyewaan stadion belum disetujui. Oleh karena itu, ia meminta maaf kepada para penonton. Rapper tersebut menegaskan bahwa ia akan segera mencari tempat alternatif dan memberi tahu para penggemarnya segera.
![]() |
PSY mengubah tempat pertunjukannya setelah terlibat dalam kontroversi. Foto: Tsisalaw. |
"Atas nama unit penyelenggara di Gwangju, saya meminta maaf atas kesalahpahaman ini. Ke depannya, saya akan memeriksa proposal dengan lebih cermat dan menangani segala sesuatunya dengan lebih hati-hati," ujar PSY.
Ketika seorang penggemar meninggalkan komentar yang memberikan dukungan dan berharap dia akan membawa kesuksesan bagi acara tersebut, PSY menjawab: "Saya sangat sedih."
Sebelumnya, pada sore hari tanggal 29 Mei, PSY mengumumkan jadwal tur PSY Summer Swag 2026-nya . Pertunjukan dijadwalkan akan dimulai di Uijeongbu pada tanggal 27 Juni sebelum berlanjut ke beberapa kota termasuk Daegu, Incheon, Seoul Grand Park, Wonju, Suwon, Gwangju, Busan, dan Daejeon.
Namun, tak lama setelah jadwal konser diumumkan, para penggemar Klub Sepak Bola Gwangju menyuarakan penolakan mereka terhadap penyelenggaraan konser di Stadion Piala Dunia Gwangju. Mereka khawatir rumput stadion dapat rusak, memengaruhi kualitas permainan dan meningkatkan risiko cedera pada para pemain.
Menyusul gelombang protes, manajemen stadion memutuskan untuk tidak mengizinkan konser PSY Summer Swag 2026 diadakan di tempat tersebut. Setelah kejadian itu, PSY menyatakan bahwa ia menghormati pendapat penggemar sepak bola lokal dan sedang berupaya mencari lokasi lain yang مناسب untuk bertemu penggemarnya di Gwangju.
PSY, lahir pada tahun 1977, adalah salah satu rapper paling terkenal di Korea Selatan. Ia menjadi fenomena global setelah merilis Gangnam Style pada tahun 2012. Pada tanggal 24 November 2012, Gangnam Style menjadi video yang paling banyak ditonton dalam sejarah YouTube, melampaui Baby milik Justin Bieber.
Sumber: https://znews.vn/psy-vuong-tranh-cai-post1655484.html








Komentar (0)