![]() |
Bersamaan dengan lonjakan harga, pasar RAM semakin terganggu oleh maraknya produk palsu. Foto: Pexels . |
Menurut Digital Trends , RAM DDR5 palsu muncul dalam jumlah besar di platform online dan toko ritel kecil di pasar PC Asia, terutama karena harga memori terus meningkat.
Modul RAM palsu sering kali disamarkan sebagai modul asli dari merek terkenal seperti Samsung atau SK Hynix, dengan label, nomor seri, dan kemasan palsu.
Lebih canggih lagi, beberapa modul SO-DIMM palsu, jenis RAM yang digunakan di laptop, menggunakan potongan plastik yang berbentuk seperti chip DRAM untuk meniru susunan komponen pada komponen asli.
Beberapa modul RAM palsu dijual secara terang-terangan sebagai barang "sampah" atau "belum teruji" di situs e-commerce seperti Yahoo! Japan. Penjual secara eksplisit menyatakan bahwa pengembalian tidak akan diterima.
Dalam beberapa kasus, modul RAM ini rusak atau berfungsi tetapi memiliki kapasitas memori yang jauh lebih rendah daripada yang diiklankan. Beberapa modul RAM palsu berisi chip daur ulang atau berkualitas rendah, yang disembunyikan di bawah heatsink dan ditutupi dengan stiker, sementara yang lain dipalsukan dengan lebih ceroboh, hanya cukup untuk menipu pengguna dengan pemeriksaan visual cepat.
![]() |
Sebuah stik RAM palsu yang menggunakan nama merek terkenal, dengan chip memori yang terbuat dari potongan plastik. Foto: Taki/X. |
Menurut Digital Trends, lonjakan RAM palsu saat ini sebagian besar disebabkan oleh permintaan pasar yang sangat besar.
Harga DDR5 telah melonjak selama setahun terakhir, terutama karena meningkatnya permintaan memori di tengah booming kecerdasan buatan (AI) dan para produsen memprioritaskan produksi massal untuk server.
Kelangkaan mendadak tersebut membuat RAM konsumen menjadi mahal, sehingga menarik bisnis-bisnis yang tidak bertanggung jawab untuk memalsukan produk tersebut. Tidak seperti GPU atau CPU, RAM adalah salah satu komponen yang paling jarang diperiksa secara menyeluruh setelah sistem dinyalakan.
Perakit PC berpengalaman dapat mendeteksi modul yang mencurigakan dengan memeriksa faktor-faktor seperti kualitas papan sirkuit tercetak, tata letak chip, atau ketidaksesuaian dalam pelabelan.
Namun bagi pembeli awam, stik RAM palsu dan asli bisa terlihat hampir identik. Masalah ini diperparah dengan kit DDR5 untuk komputer desktop, yang berisi heatsink besar yang sepenuhnya menutupi chip memori di bawahnya.
Dalam kasus ini, biasanya tidak ada cara mudah untuk menentukan apa yang sebenarnya ada di dalamnya kecuali sistem gagal melakukan booting, sering macet, atau seseorang membongkar modul tersebut.
RAM palsu bukan lagi sekadar perangkat keras tiruan yang murah. Kini, RAM palsu semakin canggih, mampu menipu pengguna hingga menimbulkan masalah serius.
Sumber: https://znews.vn/ram-gia-long-hanh-post1650709.html








Komentar (0)