![]() |
Masa depan Rangnick tidak pasti menjelang Piala Dunia 2026. |
Menurut La Gazzetta dello Sport , Milan telah mengidentifikasi Rangnick sebagai kandidat utama untuk posisi Direktur Olahraga . Setelah pertemuan dengan pemilik Gerry Cardinale, mantan manajer Manchester United itu dilaporkan sangat terkesan dengan rencana "Rossoneri". Kedua pihak telah menjadwalkan diskusi lebih lanjut untuk minggu depan guna mendekati kesepakatan.
Sementara itu, Federasi Sepak Bola Austria tidak ingin kehilangan ahli strategi berusia 67 tahun itu. Tim nasional Austria telah menawarkan perpanjangan kontrak kepada Rangnick untuk mempertahankannya setelah Piala Dunia 2026. Namun, tawaran itu hanya berlaku sekitar satu minggu, yang berarti pelatih asal Jerman itu harus segera mengambil keputusan tentang masa depannya.
Milan cukup optimis dengan kemampuan mereka untuk membujuk Rangnick. Perbedaannya terletak pada kenyataan bahwa klub Milan tersebut menginginkan dia untuk mengambil peran manajerial dan perencanaan strategis daripada memimpin tim secara langsung. Ini dianggap sebagai faktor penting karena Rangnick sebelumnya menolak kesempatan untuk menjadi pelatih kepala Milan pada tahun 2020.
Namun, mempertahankan Rangnick menjelang Piala Dunia juga membawa risiko yang cukup besar. Pelatih asal Jerman itu memiliki kesempatan untuk memberikan dampak signifikan bagi tim nasional Austria di ajang sepak bola terbesar di dunia. Keputusan untuk pergi sebelum turnamen dapat memicu kontroversi di kalangan sepak bola Eropa.
Dari sisi Milan, manajemen percaya bahwa pengalaman Rangnick dalam membangun model sepak bola modern akan membantu klub merebut kembali kejayaannya.
Rangnick dan tim nasional Austria saat ini sedang melakukan persiapan terakhir mereka untuk Piala Dunia 2026. Pada dini hari tanggal 2 Juni, tim tersebut melanjutkan performa impresif mereka dengan mengalahkan Tunisia 1-0 dalam pertandingan persahabatan.
Sumber: https://znews.vn/rangnick-gay-soc-truc-world-cup-post1656144.html








Komentar (0)