![]() |
Ancelotti menangis ketika menerima pesan dari keluarganya. |
Carlo Ancelotti baru-baru ini mengalami momen langka di depan media ketika ia tidak dapat mengendalikan emosinya selama wawancara dengan program Domingão com Huck .
Pelatih asal Italia itu menangis tersedu-sedu saat menerima pesan dari orang-orang terdekatnya sambil menceritakan tentang kehidupan dan perjalanan barunya bersama tim nasional Brasil.
Momen paling berkesan dalam percakapan itu terjadi ketika gambar orang tuanya, Giuseppe dan Cecilia, bersama dengan mereka yang telah mendukungnya sepanjang kariernya, muncul di layar. Namun, pesan dari cucu-cucunya lah yang membuat Ancelotti meneteskan air mata.
"Kakek, seluruh keluarga bersamamu. Kami berharap kita memenangkan Piala Dunia, mengalahkan Spanyol dan Prancis. Kakek akan memenangkan Piala Dunia," tulis cucu-cucu dari ahli strategi berusia 66 tahun itu.
Ancelotti mengakui bahwa ia selalu mudah terharu ketika berbicara tentang keluarganya. "Ketika berbicara tentang keluarga, saya tidak bisa menyembunyikan emosi saya," ujar pelatih asal Italia itu.
Selain kisah pribadinya, Ancelotti juga berbicara tentang integrasinya ke dalam sepak bola Brasil. Ia mencatat bahwa orang Brasil dan Italia memiliki banyak kesamaan, terutama penekanan mereka pada keluarga.
Yang perlu diperhatikan, pelatih tim nasional Brasil memberikan pujian khusus atas dedikasi para pemain Samba.
"Saya telah bekerja dengan banyak pemain dari berbagai negara. Banyak yang tidak suka harus meninggalkan klub mereka untuk bergabung dengan tim nasional. Tetapi saya belum pernah mendengar pemain Brasil mengeluh tentang dipanggil ke tim nasional," kata Ancelotti.
Komentar ahli strategi Italia itu muncul setelah kemenangan Brasil 6-2 atas Panama.
Dengan Piala Dunia 2026 yang semakin dekat, Ancelotti tidak hanya membawa serta pengalaman sebagai pelatih yang sangat sukses, tetapi juga secara bertahap menjalin hubungan khusus dengan negara dan tim yang dipimpinnya.
Sumber: https://znews.vn/hlv-ancelotti-bat-khoc-post1656119.html









Komentar (0)