Real Madrid telah melakukan lebih sedikit putaran daripada lawan-lawannya di setiap pertandingan Liga Champions musim ini. |
Dalam dua leg perempat final, Real Madrid hanya berlari total 208,7 km, dibandingkan dengan Arsenal yang berlari 229,9 km – artinya tim Spanyol tersebut berlari 21,2 km lebih sedikit daripada lawannya. Jude Bellingham pernah membandingkan berlari 14 km lebih sedikit daripada lawan dengan bermain dengan satu pemain lebih sedikit, dan hal ini menjadi lebih jelas setelah leg kedua di Bernabeu.
Dalam pertandingan yang dimainkan pada dini hari tanggal 17 April, Real Madrid menempuh jarak 107,5 km, sementara seluruh tim Arsenal menempuh jarak total 116 km, selisih 9,5 km. Statistik ini patut diperhatikan karena Real Madrid adalah tim yang paling sedikit berlari di antara delapan tim yang bermain di perempat final Liga Champions.
Perbedaan dalam kebugaran fisik dan taktik ini sebagian menjelaskan kekalahan Real Madrid melawan Arsenal, dan juga menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan tim untuk mempertahankan intensitas dalam pertandingan besar.
Gaya manajemen personel Ancelotti, yang mengandalkan keharmonisan di ruang ganti dan menyenangkan para bintang, dianggap sebagai salah satu penyebab rendahnya jarak lari Real Madrid. Rendahnya jarak yang ditempuh "Los Blancos" dalam pertandingan tersebut terutama disebabkan oleh keengganan Mbappe dan Vinicius untuk mundur dan mendukung pertahanan.
Seluruh tim Real Madrid hanya berlari total 208,7 km selama dua pertandingan perempat final, jauh tertinggal dari pemimpin klasemen Bayern Munich (243,4 km), Inter Milan (236,1 km), dan Borussia Dortmund (237,3 km). Jelas, dalam sepak bola modern, di mana intensitas dan kecepatan adalah faktor kunci keberhasilan, Real Madrid yang berlari lebih sedikit daripada lawan-lawannya menempatkan mereka pada posisi yang sangat tidak menguntungkan.
Tidak ada pertandingan perempat final yang memperlihatkan sebuah tim berlari 21 km lebih sedikit daripada lawannya dalam dua leg. Dan Real Madrid juga menderita kekalahan terberat di perempat final, kalah 1-5 secara agregat. Statistik ini memperkuat hipotesis bahwa beberapa pemain Real Madrid kurang berkomitmen atau sistem pertahanan mereka kurang memiliki dukungan yang sinkron.
Sumber: https://znews.vn/real-madrid-tham-bai-vi-luoi-chay-post1546587.html







Komentar (0)