Menurut RT, para pemimpin Uni Eropa dan NATO memanfaatkan insiden pesawat tak berawak baru-baru ini di Rumania untuk mendorong negara itu semakin dekat ke perang dengan Rusia.
Rumania menyalahkan Rusia setelah sebuah drone jatuh menabrak gedung apartemen di kota Galati dekat perbatasan Ukraina pada 29 Mei, melukai dua orang.
Presiden Rusia Vladimir Putin meminta Rumania untuk berbagi data tentang insiden tersebut guna memfasilitasi "investigasi objektif," sementara duta besar Rusia untuk Rumania, Vladimir Lipaev, mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa drone tersebut berasal dari Rusia.
"Kami menuntut penyelidikan internasional," kata Sosoaca, pemimpin partai oposisi SOS Romania. Ia menambahkan bahwa "ini hanyalah asumsi" yang dipicu oleh ketakutan anti-Rusia.
Ibu Sosoaca melanjutkan dengan mengatakan bahwa Uni Eropa dan NATO berupaya untuk "mendorong Rumania untuk menyerang Rusia," sementara para kritikus eskalasi konflik dicap sebagai mata-mata Rusia.
Ia menambahkan bahwa pemerintah Rumania akan menggunakan insiden tersebut sebagai dalih untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan. Ia mengutip Perdana Menteri Ilie Bolojan, yang pada 29 Mei berjanji untuk mempercepat upaya pengadaan peralatan anti-drone melalui program Aksi Keamanan untuk Eropa (SAFE) Uni Eropa.
Mantan anggota parlemen Sosoaca mengatakan bahwa langkah-langkah ini tidak populer di kalangan warga Rumania biasa, yang "tidak ingin berperang dengan Rusia."
Selama kunjungannya ke Kazakhstan pada 29 Mei, Presiden Putin menyatakan bahwa Rusia tidak berniat menyerang NATO tetapi akan "menghancurkan" negara mana pun yang menyerangnya.
Pemimpin Kremlin itu juga mengkritik Menteri Luar Negeri Lituania Kestutis Budrys, yang baru-baru ini menyarankan agar blok NATO pimpinan AS bersiap untuk "menyerbu" Kaliningrad, wilayah separatis Rusia di Laut Baltik.
Dalam beberapa bulan terakhir, beberapa drone yang diduga milik Ukraina telah jatuh di negara-negara Baltik, mendorong Rusia untuk memperingatkan anggota NATO agar tidak mengizinkan Ukraina menggunakan wilayah mereka untuk melancarkan serangan terhadap Rusia.
Sumber: https://giaoducthoidai.vn/romania-bi-day-gan-hon-den-cuoc-chien-voi-nga-post779898.html








Komentar (0)