Untuk menarik perhatian pengguna pada produk baru tersebut, Samsung merilis dua video promosi di Instagram, yang menampilkan perbedaan antara produk baru tersebut dan iPhone untuk menyoroti desain ringan dari Galaxy S25 Edge.

Galaxy S25 Edge memukau dengan desainnya yang tipis dan bobotnya yang ringan.
FOTO: REUTERS
Video pertama dimulai dengan kedua ponsel yang melayang di udara menggunakan 61 balon. Saat jumlah balon berkurang, iPhone 16 Pro mulai jatuh, sementara Galaxy S25 Edge tetap melayang. Hal ini menyoroti perbedaan berat, di mana Galaxy S25 Edge memiliki berat 163 gram, lebih ringan daripada iPhone 16 Pro yang memiliki berat 199 gram.
Dalam video kedua, kedua ponsel diletakkan di atas ban berjalan. Saat melewati penghalang dengan jarak yang semakin mengecil, iPhone tersangkut di celah selebar 8 mm, sementara Galaxy S25 Edge dengan mudah melewatinya dengan ketebalan hanya 5,8 mm. Hal ini sekali lagi menegaskan keunggulan desain produk baru Samsung.

Gantungkan iPhone 16 Pro dan Galaxy S25 Edge dengan 55 balon.
FOTO: TANGKAPAN LAYAR
Keterbatasan yang tidak dapat diatasi Samsung dengan Galaxy S25 Edge.
Perlu juga dicatat bahwa, untuk mencapai ketebalan yang mengesankan ini, Samsung harus mengorbankan beberapa fitur. Galaxy S25 Edge dilengkapi dengan baterai 3.900 mAh, lebih kecil daripada versi Galaxy S25 standar. Kamera utama hanya memiliki dua sensor dan tidak ada kamera telefoto, sementara daya pengisian kabel dikurangi menjadi 25W, lebih rendah dari 45W pada Galaxy S25 Ultra.
Jelas, persaingan untuk ponsel ultra-tipis akan menjadi semakin menarik dengan peluncuran iPhone 17 Air yang diperkirakan akan dilakukan Apple pada paruh kedua tahun ini, dengan ketebalan yang diprediksi antara 5,5 mm dan 5,65 mm, lebih tipis daripada Galaxy S25 Edge sekalipun. Namun, detail tentang produk ini masih terbatas, membuat konsumen dengan penuh harap menantikan peluncurannya.
Sumber: https://thanhnien.vn/samsung-che-gieu-iphone-day-va-nang-185250515064959459.htm







Komentar (0)