![]() |
Mazraoui (dengan kemeja putih) telah menjadi pemain strategis bagi Maroko di Piala Dunia. |
Pengumuman skuad Maroko yang beranggotakan 26 pemain untuk Piala Dunia 2026 telah memicu perdebatan yang cukup besar, terutama mengenai lini pertahanan. Fokus diskusi ini bukanlah Achraf Hakimi atau Nayef Aguerd, melainkan Noussair Mazraoui.
Pelatih Mohamed Ouahbi hanya memanggil empat bek tengah, meskipun Nayef Aguerd masih berpacu dengan waktu untuk pulih dari cedera. Keputusan ini mengejutkan banyak orang, karena Maroko memiliki tiga pilihan untuk posisi bek kiri.
Alasannya terletak pada Mazraoui, bintang Manchester United. Pada konferensi pers pengumuman skuad, Ouahbi mengakui bahwa ia melihat pemain MU tersebut sebagai "aset serbaguna." Menurut ahli strategi Maroko itu, Mazraoui tidak hanya bisa bermain sebagai bek kiri tetapi juga mampu bermain sebagai bek tengah jika diperlukan.
"Saya tidak akan berbohong kepada Anda. Kami membawa empat bek tengah dan mengira yang kelima bisa jadi Mazraoui," jelas Ouahbi.
Pelatih Maroko menyatakan bahwa staf pelatih telah mempelajari secara menyeluruh penampilan Mazraoui sebelumnya di lini pertahanan tengah. Ia menilai bahwa pemain berusia 28 tahun itu tampil baik dan selalu siap beradaptasi dengan posisi apa pun di lapangan. Fleksibilitas ini menjadikan Mazraoui sebagai penghubung penting dalam rencana Maroko. Namun, ini juga merupakan pertaruhan besar menjelang Piala Dunia.
Musim lalu, Mazraoui absen selama total 76 hari karena cedera. Meskipun ia bermain sebagai starter di semua pertandingan di AFCON 2025, ia melewatkan beberapa sesi latihan tim nasional karena masalah kebugaran.
Cedera juga memengaruhi perjalanan Mazraoui di Piala Dunia 2022 dan AFCON 2023. Jika bintang Manchester United itu mengalami masalah kebugaran, tim Afrika Utara akan menghadapi tantangan pertahanan yang sulit sejak pertandingan pertama Piala Dunia 2026.
Sumber: https://znews.vn/sao-mu-thanh-bai-tay-cua-morocco-o-world-cup-post1655891.html







Komentar (0)