Alejandro Garnacho tampil mengecewakan di sayap kanan dan digantikan setelah jeda dalam hasil imbang 2-2 MU dengan Bournemouth. Usai pertandingan, pelatih Erik Ten Hag mengatakan ia harus mengganti Alejandro Garnacho karena kelemahan MU terus-menerus dieksploitasi oleh Bournemouth.
"Saya rasa kami perlu melakukan beberapa penyesuaian di sayap kanan. Kami tidak bermain bagus dan meninggalkan banyak ruang. Garnacho belum cukup berlatih minggu lalu. Dia baru kembali berlatih beberapa hari yang lalu. Kami membutuhkan pemain pengganti yang lebih bertenaga untuk memperkuat skuad," ujar pelatih Erik Ten Hag.
Alejandro Garnacho kemudian membuat heboh di media sosial ketika ia menyukai dua unggahan yang mengkritik pelatih Erik Ten Hag dari Mark Goldbridge, seorang tokoh terkenal di komunitas penggemar MU.
"Garnacho telah menjadi salah satu pemain terbaik United musim ini. Meskipun babak pertama buruk, menariknya keluar di babak pertama dan menyebutnya masalah adalah tindakan yang konyol. Ada banyak pemain yang bermain jauh lebih buruk dari minggu ke minggu, tetapi tetap bertahan di lapangan," tulis Mark Goldbridge.
Postingan berikutnya berbunyi: "Ten Hag secara halus menyalahkan Garnacho dalam konferensi pers pascapertandingan. Tidak elok menyalahkan pemain berusia 19 tahun yang sudah begitu sering bersinar sejak awal musim. Tapi sekali lagi, Ten Hag tampaknya takut membuat marah mereka yang berpenghasilan lebih tinggi."
Alejandro Garnacho kemudian tidak menyukai kedua unggahan tersebut setelah para penggemar menyadarinya. Di laman Instagram pribadinya, Alejandro Garnacho juga mengunggah foto dirinya yang tampak depresi di Insta story-nya dengan emoji terkejut.
Reaksi Alejandro Garnacho di media sosial telah menimbulkan kehebohan dan kemarahan di kalangan penggemar MU. Insiden ini juga mengingatkan kembali konflik antara pelatih Erik Ten Hag dan Cristiano Ronaldo serta Jadon Sancho di masa lalu.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)