Shanghai Goku Technologies berpotensi menjadi DeepSeek kedua di China. Foto: Bloomberg . |
Sebuah perusahaan investasi kuantitatif asal Tiongkok menarik perhatian dengan mengirimkan riset ke konferensi global terkemuka tentang kecerdasan buatan (AI). Dalam riset tersebut, mereka mempresentasikan metode pelatihan model baru yang menawarkan kemampuan unggul dibandingkan teknik-teknik yang populer saat ini.
Shanghai Goku Technologies, yang didirikan pada tahun 2015, mengirimkan makalah penelitian ke Konferensi Sistem Pemrosesan Informasi Neural (NeurIPS), yang dianggap sebagai "Olimpiade AI." Acara ini mempertemukan para peneliti global terkemuka di bidang pembelajaran mesin dan AI.
Penelitian Goku menunjukkan keterbatasan dua metode pelatihan AI yang populer saat ini: pelatihan terawasi (supervised training/SFT) dan pembelajaran penguatan (reinforcement learning/RL), yang digunakan oleh perusahaan seperti OpenAI dan DeepSeek. Sebagai gantinya, tim tersebut mengusulkan metode baru yang disebut SASR, yang bertujuan untuk pelatihan hibrida yang beradaptasi langkah demi langkah, terinspirasi oleh bagaimana manusia belajar dan mengembangkan pemikiran mereka.
"Hasil pengujian menunjukkan bahwa SASR lebih unggul daripada metode gabungan SFT, RL, dan pelatihan statis," tulis tim peneliti dalam makalah tersebut.
Meskipun Goku belum menanggapi permintaan komentar, pengumuman penelitian baru dan peluncuran anak perusahaannya, AllMind, menunjukkan ambisi mereka untuk berekspansi di bidang AI. Menurut catatan dari Qcc.com, AllMind didaftarkan pada hari yang sama Goku mengumumkan penelitian tersebut.
Wang Xiao, pendiri Goku dan perwakilan hukum AllMind, mengatakan perusahaan baru ini akan fokus pada eksplorasi batas-batas teknologi model kecerdasan buatan, menurut China Securities Journal .
Perkembangan ini mencerminkan tren yang muncul di Tiongkok, di mana perusahaan AI mulai membangun unit penelitian khusus. High-Flyer, perusahaan induk DeepSeek, juga mengadopsi strategi serupa ketika mendirikan anak perusahaan pada tahun 2023. DeepSeek kini menjadi salah satu nama terkemuka di kancah startup AI Tiongkok.
Masuknya Goku ke arena AI global dengan pendekatan pelatihan model yang inovatif semakin menunjukkan dorongan agresif Tiongkok untuk pengembangan AI melalui inovasi algoritmik, terlepas dari kendala perangkat keras dari Washington.
Sumber: https://znews.vn/sap-xuat-hien-deepseek-thu-2-post1555256.html







Komentar (0)