
Sinner memiliki kesempatan untuk mengulangi prestasi legenda Roger Federer - Foto: AP
Jika ia menang, ia akan menjadi orang pertama yang mencapai tonggak sejarah ini sejak legenda Roger Federer melakukannya pada tahun 2017.
Sebelumnya, petenis berusia 24 tahun itu mengangkat trofi Indian Wells 2026 pada pertengahan Maret. Lawan Sinner di final Miami Open 2026, yang akan berlangsung pada dini hari tanggal 30 Maret, adalah unggulan ke-21 Jiri Lehecka.
Untuk mencapai final, Sinner menampilkan performa yang luar biasa, mengalahkan petenis peringkat 3 dunia Alexander Zverev 2-0 (6-3, 7-6) di semifinal. Kemenangan ini tidak hanya mengantarkan Sinner ke final tetapi juga mencetak rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya yaitu memenangkan 32 set berturut-turut di turnamen ATP Masters 1000.
Dalam pertandingannya melawan Zverev, Sinner menunjukkan dominasi penuh. Set pertama berlangsung cepat. Meskipun Zverev memberikan perlawanan sengit di set kedua di tengah sorak sorai antusias penonton, ketenangan Sinner muncul di saat yang tepat.
Titik balik terjadi ketika skor imbang 4-4 di set pertama, Zverev melakukan kesalahan dan memukul bola ke net. Sinner segera memanfaatkan kesempatan itu, melepaskan dua servis ace yang kuat untuk unggul dan menutup set dengan skor 7-4.
Statistik menunjukkan bahwa kemampuan servis Sinner telah mencapai tingkat kesempurnaan yang luar biasa. Melawan Zverev yang berpengalaman, Sinner mencetak 15 ace, mencapai tingkat keberhasilan servis pertama sebesar 74%, dan memenangkan 79% poin dari servis tersebut. Yang perlu diperhatikan, ini adalah kemenangan ketujuh berturut-turut Sinner melawan pemain Jerman tersebut.
Setelah absen selama tiga bulan karena skorsing di turnamen Miami Open 2025, Sinner kembali ke Miami Open dan sangat ingin merebut kembali statusnya sebagai juara 2024. Dengan penuh emosi, ia berbagi: "Tujuan utama saya datang ke sini adalah untuk mencoba bermain sebaik mungkin. Berada di final lagi sangat berarti. Ini adalah rangkaian pertandingan yang luar biasa dan saya sangat bahagia."
Di sisi lain lapangan, Jiri Lehecka juga sedang mengalami hari-hari terbaik dalam kariernya. Pemain asal Ceko berusia 24 tahun itu dengan mudah mengalahkan unggulan ke-28 Arthur Fils dengan skor 2-0 (6-2, 6-2) di semifinal.
Meskipun Lehecka sedang dalam performa yang sangat baik saat ini, Sinner masih dianggap sebagai favorit utama oleh para ahli. Rekor pertemuan mereka sangat menguntungkan pemain Italia tersebut, dengan tiga kemenangan beruntun. Kemenangan terakhir Sinner adalah di French Open 2025 (Roland Garros).
Dengan rekor 11 kemenangan beruntun di Miami (dimulai pada tahun 2024), mentalitas yang kuat, dan gaya bermain yang serba bisa, Jannik Sinner siap untuk menyelesaikan "double" dan terus mencetak tonggak sejarah yang tak terlupakan dalam kariernya.
Sumber: https://tuoitre.vn/sinner-dung-truoc-cot-moc-lich-su-20260329073141985.htm






Komentar (0)