Berdasarkan peringkat tersebut, 6 dari 10 ponsel berkinerja tinggi teratas menggunakan chip Snapdragon 8 Elite. OnePlus Ace 5 Pro (menggunakan chip Snapdragon 8 Elite) memimpin dengan 2.890.600 poin, diikuti oleh Vivo X200 Pro dengan chip Dimensity 9400 dan 2.884.683 poin.

Dengan demikian, laporan ini menunjukkan bahwa meskipun MediaTek Dimensity 9400 memiliki potensi kompetitif yang kuat, Snapdragon 8 Elite tetap mempertahankan posisinya dengan memberikan kinerja yang stabil dan sering muncul di model ponsel unggulan.
Kehadiran OnePlus Ace 5 Pro di puncak juga membuktikan bahwa sebuah perangkat tidak perlu menjadi "flagship" untuk mencapai performa luar biasa jika dioptimalkan dengan baik. Persaingan antara Qualcomm dan MediaTek masih sengit, dan peringkat mendatang menjanjikan perubahan lebih lanjut.
Namun, persaingan antara Qualcomm dan MediaTek tetap sengit, dengan Dimensity 9400 milik MediaTek sebelumnya menduduki peringkat teratas pada bulan Januari.
Qualcomm dianggap sebagai raksasa di industri manufaktur chip mobile. Namun, saat ini mereka menghadapi persaingan dari banyak rival, terutama MediaTek. Peluncuran seri chip Dimensity telah mempersempit kesenjangan performa dengan Snapdragon. Oleh karena itu, Dimensity 9400 tetap menjadi pesaing tangguh bagi Snapdragon 8 Elite, dengan banyak perangkat yang menggunakan chip ini menawarkan performa yang lebih unggul.
Sumber: https://kinhtedothi.vn/snapdragon-8-elite-dan-dau-ve-hieu-suat.html







Komentar (0)