Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Bahkan "raja pekerjaan" pun kesulitan karena AI.

VTV.vn - AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan; kini AI menjadi tantangan nyata bagi mahasiswa Amerika karena persaingan kerja semakin ketat setelah lulus.

Đài truyền hình Việt NamĐài truyền hình Việt Nam25/05/2026

Bulan Mei adalah musim wisuda di AS. Jutaan siswa meninggalkan ruang kelas untuk memasuki dunia kerja. Namun tahun ini, kegembiraan menerima gelar disertai dengan kecemasan yang besar: AI secara dramatis mengubah pasar kerja. Gelar sarjana bukan lagi "jaminan" seperti dulu.

Musim wisuda tahun ini di AS berlangsung dalam konteks yang unik. Meskipun upacara wisuda tetap meriah, tekanan terasa nyata karena para mahasiswa memasuki pasar kerja yang berubah dengan cepat yang didorong oleh AI.

Menurut Washington Post, meskipun ekonomi AS terus tumbuh dan tingkat pengangguran secara keseluruhan tidak tinggi, mencari pekerjaan jauh lebih sulit bagi lulusan baru. Perusahaan-perusahaan berhati-hati dalam merekrut, posisi untuk kandidat yang kurang berpengalaman semakin berkurang, proses lamaran panjang, dan tanggapan yang diterima sangat sedikit.

Lulusan teknologi Amerika kehilangan keunggulan mereka dalam menghadapi AI.

Dalam artikel lain, Washington Post menyoroti sebuah paradoks besar: mahasiswa ilmu komputer—yang dulunya dianggap sebagai "raja pekerjaan" dalam ekonomi digital—kini memasuki pasar kerja di bawah tekanan yang sangat besar karena AI dengan cepat menggantikan keterampilan pemrograman, analisis data, dan pekerjaan dasar yang biasanya dilakukan oleh lulusan baru. Jalur karier yang dulunya dianggap paling aman bagi mahasiswa Amerika tidak lagi seperti dulu.

Perkembangan baru tahun ini adalah bahwa AI bukan lagi konsep yang jauh bagi perusahaan teknologi. Bagi banyak siswa Amerika, AI telah menjadi isu yang sangat nyata dan mendesak.

AP mencatat bahwa di banyak upacara wisuda, pidato yang memuji kecerdasan buatan mendapat reaksi yang kurang antusias. Sebuah survei tahun 2025 menemukan bahwa sekitar 70% mahasiswa memandang AI sebagai ancaman langsung terhadap prospek pekerjaan mereka.

CBS News juga menunjukkan bahwa reaksi pada upacara wisuda mencerminkan meningkatnya skeptisisme terhadap AI. Banyak anak muda merasa bimbang: saat kuliah, mereka diperingatkan untuk tidak menggunakan AI secara berlebihan, tetapi setelah lulus, mereka dipaksa untuk menguasai AI agar tetap kompetitif.

Gelar sarjana masih sangat penting, tetapi di pasar kerja yang baru, itu saja tidak cukup. Mahasiswa Amerika memasuki lingkungan yang semakin kompetitif di mana kemampuan untuk beradaptasi dan bekerja dengan AI semakin menjadi keunggulan yang menentukan.

Sumber: https://vtv.vn/den-vua-viec-lam-cung-lao-dao-vi-ai-100260524113501213.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Momen masa kecil

Momen masa kecil

Tanah air, tempat yang damai

Tanah air, tempat yang damai

Dia merawatnya.

Dia merawatnya.