- Dalam rangka mengimplementasikan transformasi digital seiring dengan tugas melindungi kedaulatan wilayah nasional dan keamanan perbatasan, Pos Penjaga Perbatasan Bao Lam baru-baru ini mengembangkan model "Kotak Email Anonim" untuk menerima laporan kejahatan melalui kode QR, menciptakan saluran interaksi yang aman dan efektif antara warga dan lembaga penegak hukum.

Model ini dirancang agar sederhana, aman, dan nyaman digunakan oleh warga. Secara khusus, ketika mendeteksi tanda-tanda pelanggaran hukum, warga hanya perlu menggunakan ponsel pintar mereka untuk memindai kode QR guna mengakses formulir pelaporan anonim. Kotak surat ini tidak mengharuskan informan untuk menyatakan identitas atau informasi pribadi mereka. Semua informasi yang dikirim akan langsung ditransfer ke sistem yang dikelola oleh pimpinan Pos Penjaga Perbatasan Bao Lam, diterima, diklasifikasikan, dan diproses sesuai prosedur yang benar, memastikan kerahasiaan mutlak dan mencegah kebocoran informasi yang dapat memengaruhi informan.
Lebih lanjut, untuk memastikan penerapan model secara luas, petugas dan prajurit Pos Penjaga Perbatasan Bao Lam langsung mengunjungi setiap keluarga, membimbing warga tentang cara menggunakan ponsel pintar untuk memindai kode QR dan mengisi formulir daring. Selama implementasi model tersebut, petugas dan prajurit juga mengintegrasikan penyebaran informasi hukum kepada masyarakat. Hal ini berkontribusi pada peningkatan transformasi digital di masyarakat dan meningkatkan tanggung jawab warga dalam melaporkan kejahatan, menjaga keamanan dan ketertiban lokal, serta melindungi kedaulatan perbatasan nasional.
Letnan Kolonel Do Van Phuc, Petugas Politik Pos Penjaga Perbatasan Bao Lam, mengatakan: "Implementasi model 'Kotak Email Anonim' menggunakan kode QR merupakan solusi praktis, menerapkan transformasi digital dalam pekerjaan operasional dan mobilisasi publik. Keamanan informasi yang absolut telah membantu menghilangkan keraguan, memungkinkan masyarakat untuk dengan percaya diri memberikan informasi berharga, sehingga meningkatkan efektivitas pencegahan dan pengendalian kejahatan di wilayah tersebut."
Diluncurkan pada awal Mei 2026, model "Kotak Email Anonim" diimplementasikan oleh Pos Penjaga Perbatasan Bao Lam dalam format tatap muka dan daring. Untuk format tatap muka, kode QR dipajang secara publik di lokasi-lokasi pusat dengan kepadatan penduduk tinggi agar mudah dilihat dan digunakan oleh masyarakat. Untuk format daring, kode QR disebarluaskan dan dipromosikan secara luas melalui halaman Facebook Serikat Pemuda Pos Penjaga Perbatasan Bao Lam.
Ibu Mong Thi Moi, dari desa Con Keo, komune Dong Dang, mengatakan: "Saat ini, sebagian besar orang di daerah ini menggunakan ponsel pintar. Sejak petugas dan tentara Pos Penjaga Perbatasan Bao Lam memasang kode QR di pusat komunitas dan menginstruksikan kami tentang cara melaporkan informasi, kami merasa sangat nyaman. Terutama, fitur pelaporan anonim memberi kami ketenangan pikiran sepenuhnya. Sekarang, setiap kali kami melihat orang asing atau kendaraan dengan tanda-tanda mencurigakan memasuki atau meninggalkan daerah tersebut, kami secara proaktif memindai kode tersebut dan mengirimkan informasi kepada pihak berwenang tanpa ragu-ragu."
Tak lama setelah diimplementasikan, model tersebut terbukti efektif. Misalnya, pada 17 Mei 2026, melalui pengumpulan informasi dan penerimaan laporan, pihak berwenang dengan cepat mendeteksi dan menghentikan sebuah kendaraan Hyundai Getz, plat nomor 30F-038.32, di desa Na Pan, komune Dong Dang. Di sana, pihak berwenang menangkap Dinh Quoc Cuong basah tangan saat mengangkut empat warga negara Tiongkok tanpa dokumen masuk atau keluar yang sah, dengan maksud untuk memfasilitasi kepergian ilegal mereka dari negara tersebut.
Model "Kotak Email Anonim" menunjukkan bahwa penerapan teknologi informasi secara proaktif telah membantu Pos Penjaga Perbatasan Bao Lam meningkatkan efisiensi dalam memahami situasi dengan cepat, mendorong peran masyarakat dalam berpartisipasi dalam pencegahan dan pengendalian kejahatan, berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut, dan secara tegas melindungi kedaulatan perbatasan nasional dalam situasi baru.
Sumber: https://baolangson.vn/ung-dung-cong-nghe-so-vao-cong-tac-nghiep-vu-5093030.html







Komentar (0)