Pada tahun 2023, berbagai sektor dan daerah telah berupaya keras dalam menyalurkan modal investasi publik, tetapi masih belum mencapai hasil yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan oleh permasalahan inheren seperti: pembebasan lahan; kapasitas kontraktor; rasa tanggung jawab investor; masih terdapat perbedaan dalam penentuan tujuan, disparitas antara tempat ini dan tempat itu, antara orang ini dan orang itu. Ada daerah dan wilayah dengan tingkat pencairan yang rendah, tetapi volumenya tidak besar. Ada unit yang memang khusus dalam pencairan, tetapi ada juga unit yang terkadang memiliki beberapa proyek kecil.
Sejak awal tahun 2024, Perdana Menteri telah bertekad untuk mendesak dan mengarahkan penghapusan kesulitan dan hambatan dalam mekanisme kebijakan. Permasalahan yang sebelumnya dianggap disebabkan oleh prosedur pada dasarnya telah terselesaikan sejauh ini. Namun, beberapa hal masih bergantung pada skala. Misalnya, pada tahun 2023, rencana yang ditetapkan tidak tercapai, padahal tahun tersebut merupakan tahun dengan pencairan investasi publik berskala besar. Oleh karena itu, meskipun tingkat yang disyaratkan belum tercapai, hal ini tetap merupakan upaya. Pada tahun 2024, rencana pencairan telah ditetapkan, sehingga arahan harus ditetapkan sejak awal tahun, dengan menetapkan tanggung jawab khusus. Oleh karena itu, bagi unit dan investor, perlu bersikap proaktif dan positif, melihat di mana letak masalahnya? Apa kesulitannya? Kemudian segera laporkan untuk penyelesaian, pada saat yang sama, perlu mendesak implementasi yang aktif dan drastis, terutama tanggung jawab pimpinan harus ditingkatkan. Sedangkan untuk tingkat yang lebih tinggi, lembaga pengelola investasi konstruksi modal negara harus memperkuat pengawasan dan inspeksi. Setiap permasalahan yang berkaitan dengan kebijakan dan mekanisme harus segera diselesaikan dan didukung oleh daerah dan unit kerja agar dapat melaksanakan isi pekerjaan.
“Dengan momentum yang dicapai pada tahun 2023, saya yakin hasil pada tahun 2024 akan lebih baik,” kata Bapak Lam.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)