Nguyen Ngoc Thoai lulus dari sekolah kejuruan dan saat ini membantu para ibu merawat anak-anak kecil di pusat tersebut.
“Para orang tua di pusat ini telah memberi saya keluarga kedua dan pendidikan. Meskipun saya menghadapi banyak kesulitan dalam bepergian, saya akan berusaha sebaik mungkin untuk menemukan pekerjaan yang sesuai,” ujar Nguyen Ngoc Thoai.
Di bawah atap kuil, "tunas-tunas muda" ini memiliki nama keluarga Phan yang sama.
Setelah meninggalkan Pusat Kesejahteraan Sosial Provinsi Ca Mau, kami mengunjungi fasilitas perawatan anak di Pagoda Long Phuoc (Kelurahan Vinh Trach). Didirikan pada tahun 2006, tempat ini telah menjadi tempat yang damai bagi 34 anak yatim piatu.
Sementara anak-anak di pusat tersebut menyandang nama keluarga Nhân, di sini mereka semua memiliki nama keluarga Phan, nama keluarga kepala biara. Yang Mulia Thích Thiện Tấn, Wakil Direktur Pusat Perawatan Anak Pagoda Long Phước, berbagi: "Awalnya, kami menghadapi banyak kesulitan, tetapi pagoda selalu berusaha untuk memberikan kehidupan yang baik bagi anak-anak. Melihat mereka tumbuh dewasa dari hari ke hari adalah kegembiraan terbesar kami. Karena anak-anak kekurangan kasih sayang orang tua mereka, para biksu selalu berdedikasi untuk menebusnya."
Yang Mulia Thich Thien Tan mengungkapkan: "Karena anak-anak ini kekurangan kasih sayang orang tua mereka, para biksu selalu berdedikasi untuk menebusnya."
Kebahagiaan terkadang begitu sederhana. Bagi Phan Thanh Hau, kebahagiaan adalah dijemput dan diantar ke sekolah setiap hari, dan bermain dalam pelukan penuh kasih sayang orang lain, meskipun ia tidak tahu siapa orang tuanya. Dan bagi Phan Hanh Thao, kasih sayang di panti asuhan telah menumbuhkan tekad yang kuat: "Meskipun tanpa orang tua, saya harus berusaha mengatasi kesulitan. Saya berharap ketika saya dewasa nanti, saya dapat kembali untuk merawat mereka yang telah merawat saya dari masa kanak-kanak hingga dewasa."
Ikatan itu terjalin oleh rasa kasih sayang.
Baik mereka pengasuh atau biksu Buddha, baik mereka termasuk keluarga Nhân atau Phan, ikatan terkuat di tempat-tempat ini adalah kasih sayang. Anak-anak mungkin memulai hidup mereka dengan kehilangan, tetapi kebaikan komunitas akan menjadi "sayap" yang membantu mereka "terbang" jauh.
Menutup babak kehidupan mereka yang penuh luka sejak lahir, anak-anak di Pusat Kesejahteraan Sosial atau penampungan Pagoda Long Phuoc tumbuh dewasa hari demi hari dengan "nutrisi" khusus: kebaikan. Mereka mungkin tidak memilih bagaimana mereka dilahirkan, tetapi mereka beruntung memiliki keluarga, di mana para ibu dan guru, yang tidak memiliki hubungan darah, telah mendedikasikan hidup mereka untuk melindungi mereka dari badai kehidupan.
Pendidikan anak-anak diberikan perhatian dan perawatan yang cermat.
Nama keluarga Nhân dan Phan, yang "terlampir" pada anak-anak kurang mampu ini, bukan hanya identitas di atas kertas, tetapi bukti hubungan manusia yang mendalam. Kehidupan mungkin telah merenggut rumah mereka sendiri, tetapi komunitas telah menggantinya dengan rumah bersama yang luas. Karena pada akhirnya, rumah bukan hanya alamat; rumah adalah tempat tawa, pengertian, dan tangan yang siap saling menopang di saat-saat lemah. Kami percaya bahwa, melalui kekuatan kebaikan, burung-burung muda ini, yang dulunya tanpa sayap, akan tetap dapat terbang tinggi dan jauh di langit mereka sendiri, karena di mana ada cinta, di situ ada rumah.
Trinh Hai
Sumber: https://baocamau.vn/suoi-am-mam-xanh-khuyet-a127283.html







Komentar (0)