Tank medium Soviet T-54 dan versi modernnya T-55 layak disebut sebagai "senapan serbu Kalashnikov (AK-47) di dunia kendaraan lapis baja".
Tank sederhana dan andal ini memiliki tingkat popularitas yang setara dengan senapan serbu legendaris, menurut majalah Amerika 19FortyFive (1945).
Artikel tersebut mencatat bahwa T-54 dan T-55 tetap menjadi salah satu tank yang paling banyak digunakan di dunia: "Lebih dari 100.000 tank telah diproduksi, bertugas di lebih dari 50 negara dan masih bertempur di beberapa wilayah terpencil di planet ini," demikian pernyataan artikel tersebut.
Uni Soviet sendiri memproduksi sekitar 35.000 tank T-54 dan 27.000 varian T-55. Versi serupa dari tank ini juga diproduksi di Cina, Polandia, dan Cekoslowakia.

Tank T-54 versi dasar memiliki berat 36 ton dan dilengkapi dengan tiga senapan mesin dan meriam utama D-10T 100mm. Mesinnya yang berdaya 520 tenaga kuda memungkinkan tank ini mencapai kecepatan hingga 50 km/jam.
Tank T-55, yang mulai beroperasi pada tahun 1958, adalah tank produksi massal pertama di dunia yang dilengkapi dengan sistem pertahanan anti-nuklir otomatis.
Tank ini mampu menjalankan misi di lingkungan di mana musuh memiliki senjata nuklir. Pada tahun 1985, T-55MV yang telah ditingkatkan dikembangkan, dilengkapi dengan mesin 620 tenaga kuda dan pelindung reaktif eksplosif.
Saat ini di medan perang Ukraina, Angkatan Darat Rusia telah mengerahkan banyak varian tank T-54/55 untuk mengimbangi kerugian signifikan dari model T-72/80/90 yang lebih modern. Tank-tank ini terutama berfungsi sebagai tank pendukung tembakan, tetapi terkadang masih menjalankan fungsi aslinya sebagai tank yang memimpin serangan.
Sejumlah versi peningkatan dari tank T-54/55 terus diproduksi di seluruh dunia, menunjukkan bahwa kendaraan ini akan digunakan setidaknya selama satu abad sejak awal pembuatannya.
Sumber: https://giaoducthoidai.vn/t-54-la-khau-ak-cua-the-gioi-xe-tang-post778589.html







Komentar (0)