Menurut Army Recognition, helikopter multiperan MH-60R Seahawk adalah varian modern dari SH-60 Seahawk, yang dikembangkan oleh Sikorsky bekerja sama dengan Lockheed Martin sejak tahun 1993. Seahawk melakukan penerbangan pertamanya pada Desember 1999 dan secara resmi mulai beroperasi dengan Angkatan Laut AS pada tahun 2006.

Dengan menggabungkan kecepatan, teknologi sensor canggih, dan persenjataan mutakhir, MH-60R Seahawk telah menjadi simbol kekuatan angkatan laut AS. Foto: Angkatan Laut AS
MH-60R merupakan kombinasi canggih dari helikopter anti-kapal selam SH-60B dan SH-60F, yang menampilkan peningkatan signifikan pada avionik, sensor, dan persenjataannya, sehingga memperluas kemampuan tempurnya. Selain peperangan anti-kapal selam, helikopter ini juga dapat melakukan serangan terhadap kapal permukaan, dukungan tembakan, penyelamatan, transportasi logistik, dan pengintaian maritim.
Dari segi desain, MH-60R memiliki panjang 19,75 m, bentang sayap 16,35 m, dan tinggi 5,2 m; berat kosong 6,89 ton dan berat maksimum 8,05 ton saat melakukan peperangan anti-kapal selam. "Sea Eagle" dilengkapi dengan dua mesin T700-GE-401C, masing-masing dengan daya 1.890 tenaga kuda, mencapai kecepatan maksimum 270 km/jam dan jangkauan 450 mil laut.

Serbaguna dan presisi – MH-60R Seahawk adalah simbol tak tergantikan dari kekuatan Angkatan Laut AS. Foto: Angkatan Laut AS
Salah satu keunggulan utama MH-60R adalah kemampuannya beroperasi secara stabil di dek kapal perang dalam kondisi laut yang bergelombang, menunjukkan keandalan dan fleksibilitas tinggi di semua lingkungan pertempuran. Helikopter ini dapat membawa tiga torpedo Mark-46 untuk serangan kapal selam atau empat rudal AGM-114 Hellfire untuk target permukaan; pabrikan saat ini sedang meneliti peningkatan muatan menjadi delapan rudal Hellfire. Selain itu, MH-60R dapat dilengkapi dengan senapan mesin multi-laras M240 atau M134 tergantung pada misi.
Dari segi sensor dan peperangan elektronik, MH-60R dilengkapi dengan sistem radar apertur sintetis, sensor inframerah, dan sistem sonar AN/AQS-22, yang dapat dikerahkan di bawah air untuk memancarkan sinyal sonar guna mendeteksi kapal selam musuh. Selain itu, helikopter ini mampu mengerahkan pelampung sonar, menerima sinyal, dan mengirimkan data melalui tautan satelit ke kapal komando.

Dengan kemampuan tempurnya yang komprehensif, MH-60R telah menjadi "hantu" di laut. Foto: Angkatan Laut AS
Biasanya dikerahkan dari kapal induk, fregat, dan kapal tempur pesisir, MH-60R Seahawk merupakan komponen yang sangat penting dari kemampuan peperangan anti-kapal selam dan perlindungan armada Angkatan Laut AS.
Sumber: https://congthuong.vn/tai-sao-mh-60r-seahawk-duoc-menh-danh-la-sat-thu-dai-duong-429067.html









Komentar (0)