Di situs web mereka, Arsenal mengumumkan: "Pemain internasional Jerman Kai Havertz telah bergabung dengan kami secara permanen dari Chelsea. Pemain berusia 24 tahun ini telah menjadi andalan Chelsea dan tim nasional dalam beberapa tahun terakhir. Ia telah tampil sebanyak 35 kali untuk tim nasional, mencetak 13 gol, dan berpartisipasi dalam dua turnamen besar."

Sementara itu, Kai Havertz mengungkapkan kegembiraan dan kebanggaannya menjadi anggota Arsenal. "Saya sangat senang bergabung dengan klub hebat ini dan menjadi bagian dari keluarga Arsenal. Klub ini memiliki sejarah panjang dan saya berharap kita dapat meraih banyak hal baik bersama. Tujuannya adalah memenangkan trofi. Saya akan memberikan segalanya untuk para pendukung dan klub," tulis situs web Arsenal mengutip Kai Havertz.

Kai Havertz adalah rekrutan baru pertama Arsenal di bursa transfer ini. Foto: Sky Sports

Kedua belah pihak tidak mengungkapkan detail kesepakatan, tetapi media Inggris melaporkan bahwa tim Emirates harus merogoh kocek 65 juta pound untuk mendapatkan tanda tangan Kai Havertz. Di Arsenal, Kai Havertz tetap mengenakan nomor punggung favoritnya, 29. Setelah diumumkan, Kai Havertz akan segera berkumpul dengan rekan-rekan setim barunya untuk mempersiapkan tur musim panas menjelang musim baru Juli mendatang.

Menurut Dailymail, nilai kontrak tersebut mencakup biaya transfer sebesar £62 juta dan biaya tambahan sebesar £3 juta, tergantung pada performa Kai Havertz di tim London Utara tersebut. Selain itu, Arsenal juga setuju untuk memberikan Kai Havertz kontrak 5 tahun dengan gaji sebesar £210.000/minggu. Jika angka di atas benar, Chelsea telah mengalami kerugian dalam kesepakatan ini. Tim Stamford Bridge menghabiskan lebih dari £71 juta untuk membeli bintang Jerman tersebut pada tahun 2020.

Pada musim 2022-2023, Kai Havertz lebih banyak bermain sebagai penyerang dan tidak banyak menunjukkan performa. Performanya yang menurun menurunkan nilainya. Di sisi lain, pemain kelahiran 1999 ini juga ingin mengubah lingkungan bermainnya setelah tiga musim mengabdi untuk The Blues.

Sebaliknya, Arsenal tetap menghargai bakat Kai Havertz dan yakin bintang Jerman itu akan bersinar jika ditempatkan di posisi yang tepat. "Kai Havertz adalah pemain top. Dia sangat serba bisa dan cerdas. Dia akan membawa kekuatan dan keragaman ke lini tengah kami," kata pelatih Mikel Arteta seperti dikutip Dailymail.

Kai Havertz belum tampil sesuai harapan dengan seragam Chelsea. Foto: 90min

Kai Havertz merupakan lulusan akademi Bayer Leverkusen, tempat ia menandatangani kontrak profesional pertamanya pada tahun 2016. Selama empat tahun bersama tim utama Bayer Leverkusen, sang striker mencatatkan 150 penampilan, mencetak 46 gol dan memberikan 31 assist. Striker Jerman ini merupakan penyerang serba bisa yang dapat bermain di berbagai posisi di lini depan. Pemain berusia 24 tahun ini juga dapat bermain sebagai pemain nomor 10 jika dibutuhkan.

Pada musim panas 2020, Kai Havertz pindah ke Chelsea dengan harga £72 juta, belum termasuk bonus. Meskipun ekspektasi tinggi di Stamford Bridge, performa bintang Jerman ini tidak konsisten. Sebelum hengkang, Kai Havertz bermain sebanyak 139 pertandingan untuk Chelsea, mencetak 32 gol dan 14 assist. Pencapaian terbesar Kai Havertz bersama The Blues adalah satu-satunya gol melawan Man City di final Liga Champions 2021, yang membantu tim London Barat tersebut meraih gelar juara secara mengejutkan.

Selain transfer Kai Havertz, Arsenal juga siap menggelontorkan dana besar untuk merombak lini tengah dengan mendatangkan striker Declan Rice. Menurut kabar terbaru dari pakar transfer Fabrizio Romano, West Ham telah memberi tahu "The Gunners" bahwa mereka telah menerima tawaran sebesar 100 juta pound sterling ditambah 5 juta pound sterling sebagai biaya tambahan untuk kapten mereka. The Sun menyatakan bahwa setelah kesepakatan ini berhasil, Declan Rice akan menjadi pemain Inggris termahal di dunia , melampaui 100 juta pound sterling yang dibayarkan Man City untuk Jack Grealish pada tahun 2021.

THAI HA (sintesis)