Mengapa ratu kecantikan tidak dipilih untuk berkompetisi secara internasional?
Pada sore hari tanggal 7 Juli, panitia penyelenggara dan 4 kontestan teratas Miss Earth Vietnam 2025 mengadakan konferensi pers. Dalam acara tersebut, juara ketiga, Trinh My Anh, secara tak terduga diumumkan sebagai perwakilan Vietnam untuk berkompetisi di Miss Earth 2025.
Keputusan ini mengejutkan banyak orang karena Nona Ngo Thi Tram Anh dan Juara Kedua Bui Ly Thien Huong tidak terpilih.
Menjelaskan alasannya, Bapak Phan Duy Khanh - Ketua panitia penyelenggara - mengatakan: "Ketika memilih perwakilan internasional, nama pertama yang terpikir oleh saya adalah Bui Ly Thien Huong. Namun, dia terlalu tua dibandingkan dengan batasan usia Miss Earth yang 18-28 tahun."

Mengenai Miss Tram Anh (lahir 2006), Tn. Khanh berkata: "Kami rasa Tram Anh perlu lebih banyak waktu untuk berlatih dan mengasah kemampuannya, karena dia masih baru. Jika dia mempertahankan semangat progresifnya, Tram Anh dapat sepenuhnya mewakili Vietnam di Miss Earth 2026."
Menurut Bapak Khanh, My Anh, juara ketiga, adalah pilihan yang tepat karena ia memiliki lebih banyak pengalaman dan keberanian. Penyelenggara yakin bahwa juara kedua ini sudah siap secara mental dan menunjukkan kedewasaan di sepanjang kompetisi.
Juara kedua, My Anh, berbagi: "Saya terkejut dan agak khawatir ketika mengetahui bahwa saya terpilih, tetapi saya percaya tidak ada orang yang sempurna. Saya akan datang ke kompetisi ini dengan versi diri saya yang paling tulus."
Dalam percakapan tersebut, Nona Tram Anh juga dengan jujur menceritakan bahwa ia membaca komentar-komentar negatif setelah malam penobatan. "Saya memang merasa tertekan, tetapi saya memilih untuk merenungkannya agar dapat berusaha lebih keras setiap hari," ujarnya.

Insiden bikini
Selain cerita pemilihan perwakilan internasional, pihak penyelenggara juga menanggapi sejumlah kontroversi seputar malam final, terutama insiden bikini.
Bapak Phan Duy Khanh mengonfirmasi bahwa para kontestan hanya diberikan satu bikini dengan ukuran yang sama dan tidak diizinkan untuk mencobanya terlebih dahulu. Beberapa kontestan tidak mengenakan bikini yang pas, sehingga menimbulkan momen-momen yang tidak diinginkan di televisi.
"Itu kesalahan penyelenggara. Kami akan belajar dari kesalahan kami," ujarnya.

Pada malam kompetisi sebelumnya, 20 kontestan teratas mengenakan bikini berwarna toska dengan desain asimetris, bahu terbuka, dan potongan berani. Sorotan utama adalah cincin logam yang menghubungkan dada dan pinggang, dipadukan dengan kerudung panjang untuk menciptakan kelembutan dan fleksibilitas saat tampil.
Meskipun sudah berinvestasi di bidang citra, ajang kompetisi bikini tetap saja belum mampu memuaskan penonton karena banyak kontestan yang jelas-jelas memperlihatkan keterbatasan di bidang catwalk, penampilan di atas panggung, dan bentuk tubuh yang tidak ideal.
Kekeliruan tersebut membuat pertunjukan yang sangat dinantikan itu semakin kontroversial. Banyak orang mengatakan bahwa penyelenggara kurang hati-hati, sehingga momen-momen yang tidak pantas ditayangkan di televisi nasional.
Sumber: https://baolaocai.vn/tan-hoa-hau-trai-dat-viet-nam-khong-duoc-cu-di-thi-quoc-te-post648173.html
Komentar (0)