Memahami kebutuhan ini, Asosiasi Wanita Dusun Thi Tuong mendukung Ibu Duy dalam mengakses pinjaman preferensial sebesar 50 juta VND dari Bank Kebijakan Sosial. Berkat ini, Ibu Duy dengan percaya diri memperluas skala produksinya, menandatangani kontrak jangka panjang dengan perusahaan pemasok, dan mempekerjakan lebih banyak wanita untuk bekerja padanya.
Menurut Ibu Duy, pekerjaan membuat bulu mata palsu tidak terlalu berat secara fisik, tetapi membutuhkan keterampilan, ketelitian, dan kesabaran. Pemula dapat belajar membuat produk dasar hanya dalam beberapa hari. Mereka yang sibuk dengan pekerjaan rumah tangga dapat membawa bahan-bahan tersebut pulang untuk dikerjakan, sementara mereka yang memiliki lebih banyak waktu dapat berkumpul di rumah Ibu Duy untuk mendapatkan dukungan teknis dan peralatan tambahan.
Menciptakan mata pencaharian bagi perempuan pedesaan.
Keluarga Ibu Tô Kiều Duyên termasuk yang paling kurang beruntung di daerah tersebut. Ia merawat orang tuanya yang sudah lanjut usia dan terdampak Agent Orange, sambil membesarkan tiga anak kecil yang masih bersekolah. Keluarga tersebut hanya memiliki satu hektar lahan, tetapi bertani di sana tidak efisien. Semua pengeluaran bergantung pada upah suaminya yang tidak tetap, sehingga menyebabkan kesulitan keuangan yang terus-menerus.
Sejak Ibu Thuy Duy membantunya mempelajari seni membuat bulu mata palsu, kehidupan keluarga Ibu Duyen secara bertahap menjadi lebih stabil, dengan penghasilan sekitar 4-5 juta VND per bulan. Ibu Duyen dengan emosional berbagi: “Sebelumnya, kami hanya bergantung pada penghasilan suami dari pekerjaannya, sehingga kehidupan sangat sulit. Sejak belajar dan terlibat dalam profesi pembuatan bulu mata palsu, saya memiliki sumber penghasilan yang stabil untuk menutupi pengeluaran sehari-hari. Yang paling membahagiakan saya adalah saya masih bisa dekat dengan orang tua saya yang sudah lanjut usia, mengantar anak-anak saya ke sekolah, dan memenuhi kebutuhan keluarga saya.”
Pekerjaan membuat bulu mata palsu memberikan penghasilan tetap bagi Ibu Tô Kiều Duyên, sehingga ia dapat menghidupi keluarganya.
Hingga saat ini, model usaha pengolahan bulu mata palsu milik Ibu Duy telah menarik lebih dari 80 perempuan dari dalam dan luar komune untuk berpartisipasi. Mayoritas adalah perempuan paruh baya, perempuan dengan anak kecil, atau pekerja pedesaan yang menganggur. Beliau mengantar dan mengambil produk setiap 2-3 hari sekali, memberikan sumber pekerjaan tetap bagi para perempuan tersebut. Pendapatan rata-rata berkisar antara 3,5 hingga 5 juta VND per bulan, yang secara signifikan meningkatkan kehidupan ekonomi banyak keluarga. Ibu Duy sendiri memperoleh penghasilan sekitar 12-15 juta VND per bulan setelah dikurangi pengeluaran.
Pekerjaan membuat bulu mata palsu sangat cocok untuk wanita pedesaan karena mudah dipelajari, ringan, dan dapat dilakukan di waktu luang mereka di antara musim bertani. Berkat model ini, banyak wanita yang sebelumnya hanya melakukan pekerjaan rumah tangga kini memiliki profesi, penghasilan, dan kepercayaan diri yang lebih besar dalam hidup. Model ini tidak hanya membantu Ibu Duy untuk meningkatkan kehidupannya tetapi juga menyebarkan peluang kerja kepada banyak wanita lain di kampung halamannya.
Dari pekerjaan kecil dan sederhana, model usaha pembuatan bulu mata palsu milik Ibu Tran Thuy Duy tidak hanya memberikan penghasilan tetapi juga membuka harapan bagi banyak perempuan di pedesaan. Ini bukan sekadar kisah tentang menghasilkan uang, tetapi juga memberikan kesempatan bagi perempuan pedesaan untuk menegaskan harga diri mereka, menjadi lebih proaktif dalam hidup, dan membangun keluarga yang bahagia dan memuaskan.
Tu Quyen
Sumber: https://baocamau.vn/tao-sinh-ke-tu-mo-hinh-nho-a129121.html







Komentar (0)