Pada tanggal 20 Mei, seorang perwakilan dari Dat Xanh Group Joint Stock Company (Kode saham: DXG) mengumumkan bahwa perusahaan tersebut secara resmi telah mengganti namanya menjadi Bluemarq Group Joint Stock Company.
Strategi restrukturisasi ini dirancang untuk memperluas kapasitas pengembangan Dat Xanh, mengubahnya dari model bisnis real estat tradisional menjadi grup investasi, manajemen aset, dan pengembangan real estat global.
Pada saat yang sama, transformasi ini membantu Grup Bluemarq meningkatkan kapasitas operasionalnya, mengoptimalkan efisiensi pemanfaatan modal, dan memperluas peluang kerja sama dengan lembaga keuangan, dana investasi, dan mitra strategis baik di dalam maupun luar negeri.

Dat Xanh Group secara tak terduga mengubah namanya menjadi Bluemarq Group, mentransformasi model bisnis real estat tradisionalnya. (Foto: Dai Viet)
Saat ini, Bluemarq Group memiliki total aset konsolidasi melebihi 38.100 miliar VND, modal dasar melebihi 11.141 miliar VND, dan tenaga kerja lebih dari 4.500 karyawan. Merek Dat Xanh, bagian dari ekosistem Bluemarq Group, mewarisi fondasi bisnis dan terus memimpin operasional jaringan yang terdiri dari hampir 100 perusahaan jasa properti dan cabang di seluruh negeri.
Ekosistem baru Bluemarq Group dibangun di atas empat platform operasi khusus: Bluemarq Investment - bertindak sebagai platform investasi, memobilisasi modal dan menghubungkan sumber daya keuangan strategis; Bluemarq Development - bertanggung jawab atas pengembangan real estat; Bluemarq Asset Management - bertanggung jawab atas pengelolaan, pengoperasian, dan pemanfaatan aset; dan Dat Xanh - terus mempertahankan perannya sebagai merek layanan real estat terkemuka.
Model ini dibangun berdasarkan orientasi pengembangan komprehensif yang mencakup investasi, penarikan modal, pengembangan, operasi, dan layanan, dengan tujuan untuk menghasilkan aliran pendapatan berulang dengan kemampuan operasional yang fleksibel, efisiensi modal yang optimal, dan perluasan sumber pendapatan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Merek Bluemarq dibangun di atas dua elemen: “Biru” dan “Marq.” Biru mewakili profesionalisme, keandalan, disiplin, dan pola pikir global – nilai-nilai yang sering dikaitkan dengan lembaga keuangan internasional dan organisasi investasi. Marq membangkitkan rasa keistimewaan, kepemimpinan, dan nilai yang abadi.
Logo Bluemarq menggunakan warna biru tua yang dipadukan dengan aksen emas, melambangkan profesionalisme, stabilitas, dan orientasi pengembangan jangka panjang.
Dalam sebuah wawancara dengan VTC News, Bapak Luong Tri Thin, Ketua Dewan Strategis Grup Dat Xanh, menyatakan bahwa perubahan nama dari Dat Xanh menjadi Bluemarq bukan hanya perubahan citra dan identitas, tetapi yang terpenting, perubahan strategi.
"Kami akan berinvestasi pada aset-aset strategis, membangun portofolio aset yang menghasilkan arus kas jangka panjang, mengembangkan platform operasional berskala besar, dan secara bertahap terhubung dengan aliran modal internasional," kata Thin.
Menurut Bapak Thin, Bluemarq tidak hanya ingin menjadi perusahaan besar tetapi juga ingin membangun lembaga investasi yang mampu bertahan selama ratusan tahun. Sebuah organisasi yang tidak hanya menghasilkan keuntungan dan efisiensi tetapi juga memiliki potensi untuk tumbuh selama beberapa generasi.
Menurut Bapak Thin, setiap perubahan besar pasti disertai tekanan yang signifikan. Meskipun tantangannya akan banyak, tim kepemimpinan Bluemarq akan mengubah pola pikir manajemen, model operasional, standar sumber daya manusia, kapasitas keuangan, dan seluruh sistem strategisnya.
"Jika Anda ingin memasuki arena persaingan yang lebih besar, Anda tidak bisa beroperasi dengan cara berpikir lama. Saya percaya bahwa organisasi-organisasi terbesar tidak dibangun di saat-saat termudah," ujar Thin.
Sumber: https://vtcnews.vn/tap-doan-dat-xanh-doi-ten-thanh-bluemarq-group-ar1019037.html







Komentar (0)