Sebuah video yang diunggah oleh saluran YouTube NASASpaceflight menunjukkan roket New Glenn meluncur dari landasan peluncurannya sekitar pukul 9 malam pada tanggal 28 Mei (waktu setempat), sebelum tiba-tiba berubah menjadi bola api raksasa. Kolom asap dan api membubung tinggi ke langit dari lokasi uji coba di Florida, AS.
Blue Origin mengkonfirmasi bahwa telah terjadi "insiden yang tidak biasa," sebuah frasa yang umum digunakan oleh perusahaan antariksa untuk menggambarkan kegagalan atau ledakan roket.
“Kami mengalami insiden yang tidak biasa selama uji pembakaran mesin hari ini. Semua personel telah dipastikan aman. Kami akan memberikan informasi lebih lanjut begitu kami mendapatkan informasi lebih lanjut,” tulis perusahaan tersebut di platform media sosial X.
Ini adalah uji coba di mana mesin roket diaktifkan saat masih terikat ke tanah.
Meskipun mengalami kerugian yang signifikan, miliarder Jeff Bezos, pemilik Blue Origin, tetap bertekad untuk menghidupkan kembali proyek tersebut. Ia menyatakan bahwa "masih terlalu dini untuk mengetahui penyebab utama" insiden tersebut. Dalam unggahan terpisah di X, Jeff Bezos mengatakan: “Ini adalah hari yang sangat sulit, tetapi kami akan membangun kembali semua yang kami butuhkan dan kembali terbang. Ini benar-benar sepadan.”
Menyusul insiden yang melibatkan pesaingnya, miliarder SpaceX Elon Musk juga menanggapi di media sosial. Ia mengungkapkan simpatinya dengan komentar: "Sayangnya. Membangun roket adalah pekerjaan yang sulit." Saat ini, Administrasi Penerbangan Federal AS belum mengeluarkan komentar resmi apa pun.
Blue Origin telah menginvestasikan miliaran dolar dan menghabiskan sekitar 10 tahun untuk mengembangkan New Glenn, sebuah model roket raksasa setinggi gedung 29 lantai. Fitur unik dari roket ini adalah tahap peluncurannya yang dapat digunakan kembali, yang dirancang untuk bersaing langsung dengan roket Falcon dan Starship milik SpaceX yang sangat andal.
Sebelum insiden tersebut, Blue Origin sedang bersiap untuk meluncurkan 48 satelit Amazon ke orbit Bumi rendah. Ini adalah bagian dari proyek untuk membangun jaringan internet pita lebar guna bersaing langsung dengan sistem satelit Starlink milik Elon Musk. Namun, setelah ledakan baru-baru ini, perusahaan tersebut belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi baru untuk satelit-satelit ini.
Kata kunci:
Sumber: https://congluan.vn/ten-lua-blue-origin-phat-no-ngay-tren-be-phong-trong-luc-thu-nghiem-post347906.html








Komentar (0)