Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Desember akan datang

Việt NamViệt Nam13/01/2024

Ketika hujan di kampung halaman saya di wilayah Tengah mulai menipis dan sinar matahari kering akhir musim dingin muncul, Desember telah tiba. Saya dengan santai mengendarai sepeda motor ke jalan. Aroma Tet mulai menguat.

Desember akan datang

Pada awal Desember, pohon aprikot dipetik untuk menunggu kuncup dan bunga mekar - Foto: TU LINH

Tepat di pintu masuk pasar, perempuan tua penjual gaharu masih duduk di sana, sesekali membakar sebatang gaharu. Aroma hangatnya menyebar, merasuk jauh ke dalam hati, membangkitkan kerinduan mereka yang jauh. Para penjahit sibuk menjahit barang-barang Tet, sambil menyiapkan nampan kertas nazar untuk peringatan kematian leluhur profesi penjahit. Desember juga merupakan bulan untuk mengenang leluhur profesi tukang batu, tukang kayu, dan pandai besi... untuk mengungkapkan rasa syukur, mengenang jasa para pendahulu yang mendirikan profesi ini, dan mendoakan karier yang lancar dan sejahtera. Ini bukan hanya keindahan budaya untuk melestarikan nilai-nilai tradisional yang telah lama ada, tetapi juga kesempatan bagi mereka yang menggeluti profesi ini untuk duduk bersama di penghujung tahun dan memperkuat keyakinan mereka terhadap profesi yang telah dipilih. Pada peringatan kematian leluhur, selain rasa syukur dan harapan untuk kesehatan dan kedamaian, orang-orang juga berdoa agar tahun baru dipenuhi dengan pekerjaan yang lancar, penuh berkah, dan kekayaan yang melimpah.

Di sepanjang jalan, memanfaatkan sinar matahari, banyak rumah mengecat ulang pagar dan bahkan mengecat dasar tiang listrik di depan rumah mereka agar tampak lebih segar. Di suatu tempat, sebuah papan nama tua tergantung di depan rumah dengan tulisan "menerima jasa poles untuk pembakar dupa perunggu dan altar leluhur", pekerjaan yang hanya dilakukan di bulan Desember, membangkitkan banyak kenangan akan Tet di masa lampau. Kembali ke pinggiran kota, desa yang ramai sedang memetik daun aprikot agar mekar tepat waktu untuk musim semi, membawa keberuntungan dan kemakmuran bagi pemilik rumah. Suara kicau dan tawa, mempersiapkan tanah untuk menabur benih sawi, ketumbar, dan perilla yang siap berkecambah, bergema dari segala arah. Para penabur tampaknya sedang menabur iman dan harapan mereka akan musim semi baru yang hangat dan damai.

Menghirup aroma bawang merah dan bawang putih yang dijemur di bawah terik matahari siang adalah aroma bawang merah dan bawang putih yang kuat. Meskipun acar siap pakai banyak dijual di pasar dan supermarket selama Tet, para perempuan di sini masih ingin mengukir pepaya, lobak, wortel, bawang merah, dan mengeringkannya di bawah sinar matahari secukupnya untuk membuat hidangan tradisional Tet. Acar harus dibuat dari pepaya, wortel, bawang merah, dan bawang putih kering rumahan, berwarna putih bersih, dan harum. Saus ikannya haruslah saus ikan Cua Viet yang lezat, Cua Tung, yang dimasak dengan gula batu untuk menghasilkan campuran berwarna madu dan bening untuk menghasilkan acar yang lezat dan renyah, disajikan dengan banh chung. Beberapa batch selai jahe buatan sendiri, yang baru dimasak hingga berwarna cokelat keemasan, dikeringkan dengan udara oleh para ibu sebelum disimpan untuk Tet, mengeluarkan aroma hangat dan penuh yang membuat banyak orang asing menoleh dan melihat dengan gembira.

Kota saya kecil dan muda, tetapi juga merupakan tempat yang menyambut banyak orang dari berbagai daerah untuk bekerja dan tinggal, sehingga setiap bulan Desember, mereka sibuk mempersiapkan diri untuk pulang kampung merayakan Tet. Setelah Desember, kami berkumpul kembali, dan setelah Januari, kami dengan berat hati mengucapkan selamat tinggal, berjanji untuk menikmati musim semi baru yang penuh kemakmuran dan reuni. Tet adalah kembali ke akar kami, kembali ke rumah lama kami, untuk menyantap hidangan lezat yang dimasak oleh ibu kami demi kedamaian hati kami. Teman-teman saya yang tinggal jauh memiliki sarana untuk pulang kampung kapan saja sepanjang tahun, tetapi mereka tetap menantikan Desember untuk berkumpul kembali dengan keluarga mereka.

Saat malam tiba, lampu-lampu dari desa-desa bunga An Lac, Dong Giang, Dong Thanh di seberang Sungai Hieu berkilauan terang di sudut kota yang masih muda. Sudah lebih dari separuh hidupku, tetapi setiap Desember tiba, aku merasa seperti anak kecil yang telah lama jauh dari rumah, dengan cemas menunggu Tet, mencari Tet di bumi dan langit, Tet di hatiku. Dan aku selalu mencintai Tet yang telah berlalu dalam hidupku.

Sel Linh


Sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk