Menurut Insider , laporan tahunan terbaru tentang Indeks Kelayakan Huni Global 2023 oleh Economist Intelligence Unit (EIU) - divisi penelitian dan analisis ekonomi The Economist Group, didasarkan pada 5 kriteria untuk mengevaluasi kualitas kota seperti layanan kesehatan dan infrastruktur, termasuk kualitas transportasi umum dan kondisi perumahan untuk menentukan peringkat kota layak huni.
"Konsep kelayakhunian hanyalah ukuran kondisi kehidupan terbaik atau terburuk di dunia . Perannya adalah untuk mengukur tantangan yang dihadapi individu di berbagai tempat, dan untuk menentukan kesenjangan antar lingkungan hidup," ujar EIU pada 22 Juni.
Ibu kota Austria, Wina, terus menduduki puncak daftar kota paling layak huni di dunia.
Menurut laporan EIU, Wina, ibu kota Austria, mencapai indeks 98,4 tahun ini, melampaui 173 kota lainnya berkat "memenuhi persyaratan perawatan kesehatan dan pendidikan yang berkualitas, memiliki budaya dan hiburan yang beragam, memastikan infrastruktur, dan menjaga stabilitas".
“Ibu kota Austria, Wina, telah mempertahankan kinerja ini selama bertahun-tahun, hanya ketika pandemi Covid-19 muncul, kota itu kehilangan posisi terdepannya,” kata laporan itu.
Kopenhagen di Denmark berada di posisi kedua, sementara Kanada memiliki tiga kota di 10 besar, termasuk Vancouver, Calgary, dan Toronto.
PERINGKAT 11 KOTA PALING LAYAK HUNI 2023:
- Wina - Austria
- Kopenhagen - Denmark
- Melbourne, Australia
- Sydney, Australia
- Vancouver - Kanada
- Zurich - Swiss
- Calgary - Kanada dan Jenewa - Swiss
- Toronto - Kanada
- Osaka - Jepang dan Auckland - Selandia Baru
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)