Tak hanya terkenal dengan gaya hidup yang dinamis, keterbukaan pikiran, dan energi mudanya, Kota Ho Chi Minh perlahan menjadi destinasi favorit wisatawan LGBTQ++ di peta pariwisata internasional. Menurut daftar rekomendasi terbaru dari Booking.com - platform pemesanan dan perjalanan online terkemuka di dunia , Kota Ho Chi Minh sejajar dengan sejumlah kota ternama seperti Brighton (Inggris), Sydney (Australia), Zurich (Swiss), Chicago (AS), atau Porto (Portugal) dalam daftar destinasi yang menunjukkan keramahan dan penerimaan mereka terhadap komunitas LGBTQ++ tahun ini.
Identitas yang beragam di ruang terbuka
Di Kota Ho Chi Minh, komunitas LGBTQ+ semakin hadir dalam kegiatan budaya dan kehidupan perkotaan. Kedai kopi, galeri seni, panggung seni, pertunjukan drag, dan pesta musik semuanya memiliki semangat terbuka dan rasa hormat terhadap perbedaan. Area seperti Distrik 1 dan Distrik 3 dengan ekosistem layanan yang kaya telah lama menjadi "ruang aman" bagi banyak pemuda LGBTQ+, tidak hanya di Vietnam tetapi juga dari negara-negara tetangga.
Pemuda Kota Ho Chi Minh di festival VietPride
FOTO: CAO AN BIEN
Tak hanya memiliki suasana yang ramah, Kota Ho Chi Minh juga merupakan salah satu kota dengan tingkat pertumbuhan akomodasi Travel Proud tercepat di Vietnam. Menurut Booking.com, jumlah akomodasi di Vietnam yang berpartisipasi dalam program Travel Proud telah meningkat sebesar 135% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, mencerminkan komitmen kuat industri pariwisata Vietnam pada umumnya dan Kota Ho Chi Minh pada khususnya dalam menciptakan lingkungan pariwisata yang komprehensif dan menghargai keberagaman.
Chicago, AS juga merupakan destinasi ramah LGBTQ+ pada tahun 2025
Program Travel Proud, yang diluncurkan oleh Booking.com pada tahun 2021, menawarkan pelatihan gratis bagi staf perhotelan untuk membantu mereka lebih memahami tantangan yang dihadapi wisatawan LGBTQ+ dan meningkatkan pengalaman perhotelan mereka. Hingga saat ini, terdapat lebih dari 100.000 properti Travel Proud di 16.000 destinasi di lebih dari 150 negara, dengan Kota Ho Chi Minh sebagai titik terang baru di Asia Tenggara.
Kebutuhan untuk "hidup autentik" saat bepergian
Sebuah studi independen yang dilakukan oleh Booking.com terhadap lebih dari 11.400 wisatawan LGBTQ+ dari 27 negara menemukan bahwa 75% wisatawan LGBTQ+ di Vietnam mengatakan bahwa identitas gender atau orientasi seksual mereka memengaruhi perencanaan perjalanan mereka. Lebih lanjut, 70% menekankan bahwa menjadi diri mereka yang "paling autentik" merupakan faktor kunci dalam memilih destinasi.
Oleh karena itu, kota-kota yang menunjukkan sikap ramah dan inklusif seperti Kota Ho Chi Minh menjadi semakin menarik di mata komunitas LGBTQ+ internasional.
Parade kebanggaan diadakan di jalan pejalan kaki Nguyen Hue (Distrik 1, HCMC)
Tak hanya terbuka untuk pengunjung individu, Kota Ho Chi Minh juga menjadi tuan rumah berbagai acara budaya komunitas seperti VietPride, serangkaian kegiatan seni, pameran, dan pertukaran untuk menghormati keberagaman gender dan mempromosikan kesetaraan. Festival-festival ini tak hanya menarik banyak anak muda, tetapi juga menjembatani komunitas LGBTQ+ dan masyarakat luas.
Pengakuan drag queen generasi pertama: 'Bertahan di profesi ini selama 15 tahun, saling pinjam wig'
Selain itu, pengembangan organisasi masyarakat dan usaha sosial yang menyasar kelompok LGBTQ+ juga berkontribusi dalam membangun ekosistem pariwisata berkelanjutan, berdasarkan rasa hormat dan inklusi.
Destinasi ramah LGBTQ+ teratas yang diumumkan oleh Booking.com pada tahun 2025:
Kota Ho Chi Minh, Vietnam
Brighton & Hove, Inggris Raya
Chicago, Amerika Serikat
Florianopolis, Brasil
Porto, Portugal
Turin, Italia
Sydney, Australia
Zurich, Swiss
Daftar tersebut dipilih berdasarkan jumlah akomodasi Travel Proud, dikombinasikan dengan penelitian kualitatif tentang tingkat penerimaan LGBTQ+ di setiap wilayah.
Dengan semangat hidup autentik dan diterima, Kota Ho Chi Minh secara bertahap membentuk dirinya sebagai destinasi yang tidak hanya menarik dalam hal budaya dan kuliner, tetapi juga "rumah terbuka" bagi semua identitas, tanpa memandang identitas gender, warna bendera...
Sumber: https://thanhnien.vn/tphcm-lot-top-diem-den-than-thien-cong-dong-lgbt-the-gioi-2025-185250620135746381.htm
Komentar (0)