![]() |
Terletak di Jalan Dien Bien Phu 632, Kelurahan Thanh My Tay, Kota Ho Chi Minh, kafe dan toko bunga ini menarik perhatian anak muda di kota ini dengan pengalaman unik: menikmati kopi yang diseduh oleh robot dan secara pribadi memilih serta membungkus buket bunga berdasarkan saran dari asisten AI. |
![]() |
Di sini, dua lengan robot yang dikembangkan oleh tim programmer Vietnam bertindak sebagai "lengan kiri dan kanan" seorang barista. Robot-robot tersebut melakukan seluruh proses penyeduhan: menggiling biji kopi, memadatkan dan mengekstrak kopi, kemudian membuat buih susu dan menuangkannya ke dalam cangkir. Semua operasi diotomatiskan, dan secangkir kopi selesai dalam waktu sekitar 2 menit. Namun, selama jam sibuk ketika jumlah pelanggan meningkat, banyak pelanggan masih harus menunggu lebih dari 10 menit untuk menerima minuman mereka. |
![]() ![]() ![]() ![]() |
Perwakilan dari Blooms and Brew by Ellum Saigon menyatakan bahwa kafe tersebut beroperasi dengan model semi-otomatis, di mana robot dan AI tidak dimaksudkan untuk menggantikan manusia tetapi bertindak sebagai "pendamping," mendukung pengalaman pelanggan. Seluruh sistem robot di kafe tersebut dirancang, diprogram, dan dioperasikan oleh tim programmer Vietnam. Robot-robot ini melakukan berbagai tugas, mulai dari menyeduh kopi seperti barista, menyarankan rangkaian bunga melalui asisten AI, hingga memindai dan menghitung harga buket bunga. Saat ini, kafe tersebut menyajikan empat minuman kopi dasar: latte, americano, cappuccino, dan lainnya. |
![]() |
Selain menyajikan kopi, kafe ini juga berfungsi sebagai toko bunga, di mana pelanggan dapat memilih bunga sendiri, membayar, dan bahkan merangkai buket bunga sesuai keinginan mereka, dengan bantuan staf jika diperlukan. |
![]() ![]() |
Saat pelanggan berinteraksi, asisten AI akan mengajukan beberapa pertanyaan dasar untuk memahami kebutuhan mereka, seperti acara yang akan dihadiri, warna yang diinginkan, atau anggaran. Berdasarkan jawaban dan jumlah bunga yang tersedia di toko, sistem AI akan memberikan saran yang sesuai. Pelanggan juga dapat memasukkan anggaran yang diinginkan, dan AI akan menghitung dan mencetak daftar kombinasi bunga yang sesuai dengan anggaran tersebut. |
![]() |
Toko ini menawarkan sekitar 60 jenis bunga dan dedaunan untuk dekorasi, mulai dari varietas umum hingga varietas impor seperti mawar Ekuador, bunga buttercup, tulip, mawar berkelompok, bunga matahari, dan ranting pohon willow… Pelanggan dapat memilih dan menggabungkan bunga sesuai preferensi mereka sebelum dibungkus. |
![]() |
Katie (seorang warga negara Amerika yang tinggal di lingkungan An Khanh) berbagi: "Pada Hari Perempuan Internasional, saya dan teman saya datang ke sini untuk minum kopi, membeli bunga, dan membungkusnya sendiri untuk diberikan kepada para wanita yang saya sayangi," kata Katie. Ini juga pertama kalinya dia mengunjungi kedai kopi di mana kopi diseduh oleh robot. Menurut Katie, Americano di kedai kopi itu memiliki rasa yang cukup mengesankan. Dia bahkan merekam video robot yang sedang menyeduh kopi karena dia merasa pengalaman itu sangat menarik. "Anda tidak bisa mengobrol dengan robot dan pilihan minumannya terbatas, tetapi ini adalah pengalaman yang sulit ditemukan di tempat lain," katanya. Katie mengatakan dia menghabiskan sekitar 300.000 VND untuk 6 buket bunga mini untuk diberikan kepada temannya. |
![]() ![]() ![]() |
Bunga-bunga disimpan di lemari pendingin untuk menjaga kesegarannya dan terus diisi ulang ketika persediaannya menipis. Harganya berkisar antara 25.000 hingga 60.000 VND per tangkai, sedangkan dedaunan hias harganya mulai dari 5.000 VND. Bunga tulip adalah bunga termahal karena diimpor dan musiman. |
![]() |
Setelah dipilih, bunga-bunga diletakkan di atas pemindai yang dilengkapi dengan kamera AI sehingga sistem dapat mengidentifikasi jenis dan jumlah bunga serta secara otomatis menghitung harganya. Tingkat akurasinya saat ini sekitar 70-80%. Staf akan membantu memeriksa pesanan sebelum pelanggan memindai kode QR untuk membayar. |
![]() |
Setelah memilih dan membayar bunga mereka, pelanggan dapat membungkus buket mereka sendiri atau meminta bantuan dan saran dari toko bunga mengenai penataan dan koordinasi bunga. Selama jam sibuk, toko membatasi waktu layanan sekitar 30 menit per pelanggan untuk memastikan tersedianya ruang yang cukup untuk pelayanan. |
![]() |
Setelah mengetahui konsep ini dari media sosial, Quoc Tu (dari distrik Binh Thanh) mengunjungi toko tersebut untuk membeli bunga dan membungkusnya sendiri sebagai hadiah untuk pacarnya. Karena area pemesanan cukup ramai, ia tidak menggunakan saran asisten AI, melainkan memilih bunga-bunga sederhana dengan warna putih dan hijau, sesuai dengan selera pacarnya. "Saya merasa konsep ini cukup baru; rasanya seperti mengikuti lokakarya kecil. Alih-alih membeli buket yang sudah jadi, memilih dan membungkus bunga sendiri membuat hadiahnya lebih bermakna," ujar Tu. |
![]() |
Kafe ini dirancang untuk "pesan bawa pulang," sehingga tempat duduknya cukup terbatas. Area luar ruangan hanya memiliki sekitar 5 meja dan lebih dari 10 kursi untuk pelanggan yang mampir sebentar. |
Sumber: https://znews.vn/tiem-ca-phe-robot-pha-che-ai-ban-hoa-o-tphcm-post1633186.html
























Komentar (0)